Perwakilan 56 Perguruan Tinggi se Indonesia bahas soal pengabdian masyarakat

Kamis, 24 Oktober 2019 | 16:25 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Sebanyak 232 peserta dari 56 Perguruan Tinggi se Indonesia menghadiri event Konferensi Nasional ke-5 Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) 2019 di Universitas Wijaya Putra di Surabaya. 

Kegiatan bertema  “Peranan Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam pemberdayaan di era Industri 4.0" tersebut digelar dalam rangka berbagi pengalaman soal bagaimana perguruan tinggi ikut berkiprah di tengah-tengah masyarakat, utamanya di era industri digital seperti saat ini.

Ketua Panitia Penyelenggara, Kholis Audah dari Swiss German University, Inisiatif Konferensi PkM-CSR ini mengungkapkan, kegiatan ini bermula dari UPH pada tahun 2013. Dan mulai tahun 2015 diselenggarakan secara kerjasama dengan Universitas Multimedia Nusantara dan Swiss German University, serta diangkat menjadi event Konferensi Nasional. 

“Event Konferensi Nasional PkM-CSR, khususnya di tahun 2019 merupakan forum pertukaran pengalaman pemberdayaan masyarakat Indonesia oleh kalangan perguruan tinggi dan dunia usaha, dalam rangka berkontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dan di era industri 4.0 ini, maka kalangan perguruan tinggi dan dunia usaha diharapkan dapat memberdayakan masyarakat untuk menghadapi era industri 4.0.,” ujar Kholis, Surabaya, Kamis (24/10/2019).

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peluncuran asosiasi para penggiat pengabdian kepada masyarakat di tanah air. Diharapkan dengan adanya asosiasi atau perkumpulan ini, kegiatan PKM CSR akan semakin kokoh di Indonesia. 

Sementara itu, Rektor Universitas Wijaya Putra Surabaya, Budi Endarto mengungkapkan dengan ditunjuknya UWP sebagai penyelenggara kegiatan ini menunjukkan pengakuan dari perguruan tinggi (PT) besar di Indonesia, bahwa UWP konsen pada kegiatan pengabdian masyarakat. Dari total 56 PT yang hadir, sekitar 16 PT berasal dari Jawa Timur. Sedangkan sisanya berasal dari berbagai daerah di luar Jawa Timur.

“Dosen UWP ikut 55 yang presentasi. Ini menunjukkan kemampuan dosen kami, layak untuk mendapatkan kesempatan dalam forum ilmiah tingkat nasional seperti ini,” terang Budi. 

Budi menjelaskan, kegiatan konferensi ini di tahun 2015 digelar di Kampus Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang yang dihadiri oleh 120 peserta. Berikutnya di tahun 2016 digelar di Padang, Sumatera Barat bekerjasama dengan Universitas Bung Hatta yang dihadiri oleh 152 peserta. 

Di tahun 2017 konferensi PkM-CSR diselenggarakan di Surakarta pada tanggal 19-21 Oktober 2017 bekerjasama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) yang dihadiri oleh sekitar 200 peserta. Dan di tahun 2018, PkM-CSR diselenggarakan di Lombok, bekerjasama dengan Universitas Mataram, dan dihadiri oleh sekitar 250 peserta. 

“Untuk tahun ini, UWP menjadi tempat acara. Nantinya kita juga akan city tour ke Dolly yang kini sudah diubah menjadi kawasan UKM binaan Pemkot Surabaya yang bagus,” pungkas Budi. kbc6

Bagikan artikel ini: