PT CS2 Pola Sehat peduli karyawan, pabrik kini kembali beroperasi

Kamis, 24 Oktober 2019 | 16:39 WIB ET

PASURUAN, kabarbisnis.com: Merespons aksi damai yang dilakukan oleh sejumlah karyawan pabrik PT CS2 Pola Sehat, Pandaan, Pasuruan, pada Selasa (22/10/2019), dengan tuntutan agar mereka kembali dipekerjakan, manajemen PT CS2 Pola Sehat memutuskan untuk menjalankan kembali operasional pabrik.

Aksi damai yang diikuti sekitar 300 karyawan yang sedang dirumahkan akibat tekanan dari sekelompok warga terkait isu limbah, meminta perhatian dari pihak perusahaan dan pihak terkait lainnya agar peduli dengan nasib mereka dan keluarga yang kehilangan sumber penghasilan akibat berhentinya operasional PT CS2 Pola Sehat.

“Setelah mempertimbangkan masukan dari sejumlah pihak, khususnya dukungan dari Komisi I DPRD Pasuruan, manajemen PT CS2 Pola Sehat memutuskan, mulai hari ini menjalankan produksi secara penuh. Kami sangat peduli dengan nasib karyawan, mereka kehilangan penghasilan selama beberapa waktu. Dan secara faktual tuduhan pencemaran limbah yang dialamatkan ke kami tidak terbukti. Sejumlah sidak yang dilakukan oleh pihak terkait ke dalam Pabrik pun menemukan hal yang sama. Bahwa PT CS2 Pola Sehat telah taat menjalankan proses pengolahan limbah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT.

Polemik yang dialami oleh PT CS2 Pola Sehat ini dimulai sejak aksi sekelompok warga yang nyaris anarkis pada tanggal 7 Oktober 2019 meminta agar PT CS2 Pola Sehat menghentikan pembuangan hasil olahan limbah cair ke sungai Wangi selama satu bulan.

Untuk mendinginkan suasana, manajemen PT CS2 Pola Sehat merespons tuntutan tersebut dengan menghentikan kegiatan produksi di pabrik yang berakibat pada dirumahkannya seluruh karyawan produksi. Namun setelah operasional pabrik berhenti beberapa lama, kualitas sungai Wangi dilokasi yang diklaim, tidak berubah, tetap keruh dan berbau.

“Kami sudah melakukan cross check di lapangan, serta juga beberapa kali pabrik kami disidak oleh pihak terkait, tidak ada satu pun bukti ditemukan mendukung tuduhan bahwa PT CS2 Pola Sehat telah melakukan pencemaran lingkungan. Kami mendapat desakan dari karyawan untuk segera dipekerjakan kembali. Dan kami memutuskan untuk kembali berproduksi, karena tidak terbukti melakukan pencemaran," tutup Harianus Zebua. kbc3

Bagikan artikel ini: