Wijaya Karya raih juara utama di ajang International Year in Infrastructure 2019

Jum'at, 25 Oktober 2019 | 14:58 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berhasil menjadi juara utama dalam kategori "Going Digital Advancements in Bridges" di ajang International Year in Infrastructure 2019 di Singapura, Kamis (24/10) malam.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Senior Director of Construction Operation Bentley, Mark Hattersley, kepada Manager Engineering Departemen Sipil Umum I WIKA, Fery Safaria.

Turut hadir mendampingi penganugerahan tersebut adalah Manager Divisi Operasi Departemen Bangunan Gedung Roem Olifwan, Manager BIM Bomi Ramadhan, Manager Engineering Tjatoer Wahyudi, serta Bridge BIM Engineer Rizky Yusuf Ramadhan.

"Pencapaian ini menunjukkan pengakuan dunia terhadap kinerja dan performa tim BIM WIKA. Ke depannya, WIKA akan semakin fokus mengoptimalkan penerapan teknologi ini, sehingga meningkatkan nilai tawar untuk dapat mengembangkan bisnis di sektor konstruksi," terang Fery Safaria.

Pada event ini, WIKA yang diwakili oleh Fery Safaria dan Rizky Yusuf Ramadhan, berhasil memaparkan dengan gamblang Proyek Design and Build Harbour Road 2 yang memperlihatkan kompleksitas, konsistensi dan kontinuitas inovasi, efisiensi, serta kemandirian BIM yang implementatif guna mengembangkan solusi.

Hasilnya luar biasa! WIKA berhasil mengungguli 2 finalis yakni Italferr S.p.A dari Italia dan Shenzen Municipal Design & Research Institute Co., Ltd. dari Tiongkok. Berlangsung pada 21-24 Oktober 2019, ajang International Year of Infrastructure 2019 ini diikuti oleh 60 negara di dunia, 440 organisasi dan 571 nominasi proyek.

Prestasi Juara I WIKA pada ajang ini sebenarnya adalah kali kedua dalam dua tahun terakhir. Di Inggris tahun 2019 lalu, WIKA menjadi wakil Indonesia pertama yang berhasil masuk nominasi sekaligus tampil sebagai pemenang kategori Environmental Engineering untuk peneerapan Building Information Modelling (BIM) di proyek perencanaan penanggulangan bencana longsor di Bogor, serta kategori Bridges dengan penerapan pada proyek pembangunan Flyover Teluk Lamong.

Pengakuan dari perusahaan global sekelas Bentley, menunjukkan bahwa BIM berperan penting bagi keberhasilan proyek WIKA. Penerapannya terbukti mampu memberikan perencanaan yang lebih akurat, serta lebih efisien dari segi waktu pengerjaan maupun biaya. kbc10

Bagikan artikel ini: