September 2019, penjualan mobil di pasar domestik turun tetapi ekspor melejit

Senin, 28 Oktober 2019 | 11:34 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pasar otomotif di dalam negeri hingga September 2019 masih melambat. 

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil dari pabrik ke diler (wholesales) sepanjang September 2019 tercatat sebesar 82.592 unit. Angka ini turun 10,6 persen dibandingkan periode sama di tahun lalu.yang sebesar 92.355 unit.

Hal serupa juga ditemukan ketika menarik garis panjang penjualan domestik selama Januari-September 2019.

Pada periode tersebut, penjualan mobil hanya mampu mencapai angka 758.413 unit, atau turun 10,9 persen dari periode sama di tahun lalu, yang tercatat sebesar 851.527 unit.

Kendati demikian, kegiatan ekspor kendaraan dalam bentuk utuh (completely built up/CBU) selama bulan ke-9 tahun ini meningkat sebesar 29,7 persen dari bulan yang sama di tahun sebelumnya, yaitu dari 26.632 unit menjadi 34,547 unit.

Berdasarkan data yang sama, Toyota Avanza berhasil mencetak penjualan tertinggi selama September 2019 dengan torehan 9.476 unit. Disusul oleh dua mobil Toyota lainnya, yaitu Calya dan Terios dengan capaian masing-masing sebesar 6.111 unit dan 5.737 unit.

Pada peringkat keempat, diisi oleh Honda Brio Satya yang berhasil terjual sebanyak 4.968 unit. 

Sementara Mitsubishi Xpander, mengalami penurunan drastis sampai tidak lagi mengisi 5 mobil terlaris secara bulanan. Popularitas Xpander dikalahkan Toyota Kijang Innova yang mampu mencapai angka penjualan sebanyak 4.660 unit.

Berikut daftar 10 mobil terlaris di Indonesia periode September 2019:

  1. Toyota Avanza: 9.476 unit
  2. Toyota Calya: 6.111 unit
  3. Toyota Rush: 5.737 unit
  4. Honda Brio Satya: 4.968 unit
  5. Suzuki Carry Pick-up: 4.690 unit
  6. Toyota Kijang Innova: 4.660 unit
  7. Mitsubishi Xpander: 4.407 unit
  8. Daihatsu Sigra: 3.932 unit
  9. Daihatsu Terios: 3.811 unit
  10. Daihatsu Gran Max Pick-up: 3.696 unit.

kbc10

Bagikan artikel ini: