180.000 PNS bakal diboyong ke ibu kota baru

Senin, 28 Oktober 2019 | 11:46 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah menyatakan membutuhkan setidaknya sebanyak 180.000 pegawai negeri sipil (PNS) untuk.kebutuhan di  Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur.

Rencananya, pemindahan PNS ini bakal dilakukan bertahap ke sejumlah kementerian dan lembaga.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan untuk sementara ini, pemerintah memutuskan maksimal 180.000 PNS akan dipindahkan.

"Itupun tidak langsung semua. Bertahap. Badan Kepegawaian Negata ikut dalam Pokja 6 pemindakan Ibu Kota baru," katanya, Senin (28/10/2019).

Menurutnya Pokja masih menginventarisir berapa tepatnya jumlah pegawai negeri yang harus pindah. Selain itu mereka ikut menangangi tentang mekanisme pemindahan tersebut.

"Dan kementerian lembaga mana saja yang pindah. Opsi-opsi masih terbuka sesuai perkembangan," terangnya.

Badan Kepegawaian Negara bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi telah mengadakan rapat terkait pemindakan Ibu Kota Negara ini pada Jumat (25/10/2019).

Setidaknya ada lima agenda yang dibahas pada rapat pemindahan Ibu Kota tersebut. Pertama, pemetaan ASN yang akan dipindahkan. Kedua skema pemindahan. Ketiga, jumlah kebutuhan apartemen/rumah dinas.

Keempat dibahas pula tentang desain perkantoran dan kelima adalah penganggaran yang dibutuhkan. kbc10

Bagikan artikel ini: