Bingung pilih asuransi jiwa, hal-hal berikut wajib diperhatikan

Selasa, 29 Oktober 2019 | 20:27 WIB ET

SEDIA payung sebelum hujan. Pepatah yang sudah lama kita dengar ini juga berlaku untuk segala aspek kehidupan. Sebelum sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, sebaiknya kita berjaga-jaga agar dampak dari kejadian tersebut tidak berlarut-larut.

Demikian pula dalam hidup ini. Kita tidak tahu apa yang akan menimpa kita dan keluarga. Namun, bukan berarti tidak ada hal yang bisa dilakukan untuk melindungi keluarga. Salah satunya adalah memiliki asuransi jiwa.

Asuransi jiwa akan memberikan perlindungan kepada individu atau pun keluarga dari kerugian finansial akibat kematian atau insiden yang menimbulkan cacat seumur hidup. Kematian seseorang tidak hanya meninggalkan rasa duka yang mendalam. Keluarga juga berpotensi terkena beban finansial yang bisa menghambat kesejahteraan.

Dengan memiliki asuransi jiwa, hidup Anda bisa menjadi lebih tenang dari permasalahan tersebut. Keuangan keluarga juga dapat lebih stabil karena adanya pertanggungan jika Anda meninggal dunia.

Di Indonesia sudah banyak perusahaan asuransi yang menghadirkan asuransi jiwa. Masing-masing perusahaan menawarkan beragam pilihan premi asuransi yang Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. 

Untuk memilih asuransi jiwa yang terbaik, ada beberapa langkah yang sebaiknya Anda perhatikan agar tidak salah langkah.

1. Perhatikan Kredibilitas Perusahaan Asuransi

Di Indonesia, saat ini sudah ada banyak perusahaan asuransi jiwa yang bisa Anda pilih. Tentu saja, semuanya memiliki citra yang berbeda-beda. Mengingat asuransi merupakan perjanjian jangka panjang, sangat penting untuk memahami kredibilitas perusahaan asuransi agar tidak menimbulkan masalah di masa mendatang.

Perusahaan asuransi yang dipilih haruslah memiliki rekam jejak yang baik, terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mempunyai Risk Based Capital (RBC) minimal 120 persen yang sesuai dengan ketentuan pemerintah, dan terpercaya di masyarakat. Cari tahu apakah perusahaan asuransi yang akan Anda pilih pernah mengalami masalah atau tidak.

Anda juga bisa mengetahuinya lewat bagaimana perusahaan asuransi memberikan pelayanan kepada nasabah, mulai dari pendaftaran, pengaturan premi, hingga kemudahan klaim. Tidak harus mendatangi kantor asuransi, Anda juga bisa mengeceknya secara daring, misalnya asuransi jiwa Traveloka.

2. Kenali Produk Asuransi Jiwa

Pada umumnya, ada empat jenis asuransi jiwa yang ditawarkan. Pertama adalah asuransi jiwa berjangka (term life insurance). Asuransi jiwa ini memberikan perlindungan dalam jangka waktu tertentu. Biasanya, jangka waktu kontrak yang ditawarkan berkisar antara lima, sepuluh, hingga dua puluh tahun dengan premi yang tetap.

Apabila ingin mendapat perlindungan seumur hidup, Anda bisa memilih asuransi jiwa seumur hidup (whole life insurance). Jenis asuransi ini akan berlaku hingga Anda mencapai usia maksimum 100 tahun. Tentu saja, premi yang dibayarkan terbilang lebih tinggi dibanding asuransi jiwa berjangka.

Jika tujuan Anda menggunakan asuransi jiwa tidak terbatas pada perlindungan, ada asuransi jiwa dwiguna dan asuransi jiwa unit link yang bisa Anda pilih. Asuransi jiwa dwiguna memiliki dua manfaat bagi penggunanya, yaitu asuransi jiwa berjangka dan tabungan, sehingga Anda bisa menarik polis dalam jangka waktu tertentu sebelum masa kontrak selesai. Sedangkan, asuransi jiwa unit link mencakup investasi sehingga premi asuransi yang harus Anda bayarkan terbilang mahal.

3. Perhitungkan Anggaran untuk Asuransi Jiwa

Sebelum membeli polis asuransi jiwa, Anda harus memperhatikan anggaran yang nantinya harus Anda keluarkan setiap bulannya. Anda mesti bisa membuat perencanaan yang matang agar kebutuhan lain yang juga membutuhkan anggaran tidak terganggu.

Anda bisa membuat rancangan anggaran sebelumnya supaya alokasi dana lebih dapat diperhitungkan. Idealnya, alokasi dana untuk asuransi jiwa adalah sepuluh sampai dua puluh persen dari pendapatan bulanan. Misalnya, pendapatan bulanan Anda adalah Rp10 juta. Maka, Anda bisa mengambil premi maksimal Rp1 juta per bulan.

Jika anggaran yang Anda miliki terbatas namun Anda tetap ingin memiliki perlindungan asuransi, Anda bisa memilih asuransi kesehatan murni yang harga premi per bulannya relatif lebih rendah dibanding asuransi plus investasi.

4. Pelayanan yang Diberikan Perusahaan Asuransi

Hal lain yang juga penting masuk perhitungan Anda dalam memilih asuransi jiwa adalah pelayanan pihak asuransi kepada nasabahnya. Pastikan Anda memilih perusahaan asuransi yang menyajikan pelayanan terbaik, khususnya dalam menanggapi keluhan nasabah.

Misalnya saja, perusahaan asuransi yang baik akan menyediakan customer service 24 jam. Layanan ini akan membantu Anda untuk menggali informasi mengenai detail produk asuransi jiwa kapan saja Anda butuhkan. Pastikan juga mereka memberikan informasi secara jelas dan akurat sehingga Anda tidak kebingungan.

Ketahui juga bagaimana prosedur klaim yang digunakan, mulai dari persyaratan sampai lama klaim yang dibayarkan nantinya. Anda juga bisa mencari tahu apakah perusahaan asuransi tersebut bekerja sama dengan pihak rumah sakit. Semua informasi ini akan memudahkan nasabah dalam mengajukan klaim.

5. Lakukan Pendaftaran Selagi Sehat

Pada umumnya, setiap perusahaan asuransi mempunyai kriteria atau persyaratan yang lebih mendetail dalam hal kesehatan calon nasabah. Tidak sedikit perusahaan asuransi yang menolak pengajuan asuransi apabila calon nasabah dirasa tidak memenuhi kriteria.

Ada banyak faktor yang mendasari penolakan ini. Misalnya saja kondisi calon nasabah yang tidak memenuhi persyaratan dalam kesehatan. Maka dari itu, ada disarankan membeli asuransi jiwa selagi Anda sehat. Jika dalam kondisi sehat, premi yang dibayarkan akan lebih rendah dibanding saat Anda membelinya pada saat sudah sakit.

Mendaftarkan diri pada asuransi jiwa di saat Anda masih muda, sehat, dan kuat akan jauh lebih menenangkan. Anda akan lebih terjamin dan mendapatkan ketenteraman di masa depan.

Anda harus mempertimbangkan hal-hal di atas dengan cermat. Tak lupa, jangan malu bertanya mengenai segala detail yang belum Anda pahami. Asuransi jiwa adalah perjanjian jangka panjang. Jadi, pilihlah dengan bijak agar Anda tidak menyesal di kemudian hari. Pastikan asuransi jiwa yang Anda pilih tidak hanya melindungi diri Anda, tetapi juga keluarga Anda. kbc7

 

Bagikan artikel ini: