Tokopedia bakal gratiskan ongkos kirim di tahun depan

Rabu, 30 Oktober 2019 | 07:40 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Ongkos kirim (ongkir) menjadi salah satu pertimbangan konsumen e-commerce dalam melakukan pembelian di toko online. Hal itu mendasari Tokopedia untuk berencana membebaskan konsumennya dari beban ongkir di tahun depan.

CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan, pihaknya berupaya terus berinovasi tiap tahun. Dengan ekosistem yang dibangun, tahun ini Tokopedia menggelar program bebas ongkir, namun sifatnya beta atau percobaan.

"Dengan ide-ide yang ada, juga untuk menghadapi persaingan global, ada subsidi, ada harapan masyarakat tidak ingin membayar ongkir, maka 2020 nanti bebas ongkir Tokopedia," kata William dalam Festival Tranformasi di Kementerian Keuangan, Selasa (29/10/2019).

"Kami bisa membuat terobosan bebas ongkir, seakan-akan gratis, tapi ada trade off-nya. Karena bisnis harus sustain," imbuhnya.

Bebas ongkir, sebut William, saat ini barang lebih lama sampai ke pada konsumen. Namun, konsumen bisa memilih pengiriman cepat dan tetap bayar.

"Misal mau cepat juga bisa. Dia akan bayar misal dengan mitra Gojek dan Grab. Kan gak mungkin juga Gojek dan Grab mau kirim gratis, maka pasti ada yang membayar, apakah mitra penjual yang membayar atau subsidi," kata dia.

William bilang, Tokopedia selama 10 tahun terakhir tidak membebankan biaya kirim ke mitra dagang. Hal itu dilakukan karena Tokopedia mencoba merobohkan tembok-temboh penghalang bagi orang untuk memulai bisnis.

"Jadi siapapun Mitra UMKM di Indonesia, yang kirim Tokopedia, tidak kena biaya sama sekali. Ongkir dibebankan ke consumers," kata William.

Adapun menurut dia, saat ini sudah ada 6 juta lebih penjual yang terkoneksi di dalam Tokopedia. kbc10

Bagikan artikel ini: