Eiger menangkan gugatan merek kaos kaki dan ikat pinggang

Kamis, 31 Oktober 2019 | 06:32 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Eiger, produsen alat-alat petualangan buatan Indonesia, memenangkan gugatan atas merek kaos kaki dan ikat pinggang yang diproduksi perusahaan lain.

Gugatan itu dimenangkan oleh Ronny Lukito selaku pemegang hak merek dagang Eiger dan selaku CEO PT Eigerindo MPI melawan Budiman Tjoh di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Polemik atas merek Eiger dengan jenis barang kaos kaki dan ikat pinggang ini berlangsung semenjak Eiger melakukan perluasan bisnis produksi untuk kaos kaki dan ikat pinggang di mana merek Eiger untuk jenis barang tersebut dimiliki oleh Budiman Tjoh dan terus menerus diperpanjang masa berlakunya yang belakangan diketahui bahwa ikat pinggang dan kaos kaki tersebut tidak diproduksi ataupun diperdagangkan.

"Kami sudah menerima dua kali somasi dari pihak Budiman Tjoh pada 2012, langkah awal yang kami tempuh adalah mencabut semua title Eiger dari produk kaos kaki dan ikat pinggang, kami hanya mencantumkan logo pada dua produk yang menjadi andalan kami tersebut,” ujar Handi Amijaya selaku Legal Manager PT Eigerindo MPI dalam siaran pers, Rabu (30/10/2019).

Berbagai macam sudah dilakukan proses mediasi dan negosiasi dengan pihak Budiman Tjoh akan tetapi tidak menemukan titik temu, dan pihaknya berinisiatif untuk mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

"Persidangan atas gugatan ini sendiri sudah dimulai dari pertengahan Juli 2019 kemarin dan dengan melihat fakta persidangan dan bukti bukti yang kami ajukan seperti latar belakang perusahaan yang memang bergerak di bidang retail fashion."

Pengadilan akhirnya memutuskan bahwa yang lebih berhak sebagai pemegang hak merek Eiger untuk jenis barang kaos kaki dan ikat pinggang adalah milik Ronny Lukito bukan Budiman Tjoh.

Kemenangan ini juga menjadi tonggak baru untuk PT Eigerindo MPI khususnya Ronny Lukito sebagai pemegang merek Eiger sekaligus CEO PT Eigerindo MPI. kbc9

Bagikan artikel ini: