Laris manis, Realme klaim tembus tujuh perusahaan smartphone terbesar dunia

Kamis, 31 Oktober 2019 | 11:52 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Salah satu vendor smartphone asal Tiongkok Realme memang tengah mencuri perhatian bukan hanya di pasar Indonesia namun juga sejumlah negara.

Hal itu dibuktikan dengan pengkapalan smartphone Realme yang meningkat 80 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Jumlah itu membuatnya jadi vendor smartphone urutan ke-7 berdasarkan angka pengapalan global per kuartal ketiga 2019. Hal ini mengacu pada laporan lembaga riset pasar Counterpoint.

Berdasarkan keterangan resmi Realme seperti dilansir, Rabu (30/10/2019), total pengiriman smartphone realme di Q3-2019 mencapai lebih dari 10 juta unit.

Ada peningkatan jumlah pengapalan smartphone Realme year-over-year yang mencapai 808 persen. Realme pun mengklaim sebagai merek smartphone paling cepat berkembang di dunia.

Realme menyebut, pencapaian ini didapatkan karena Realme mengusung semangat Dare to Leap, yakni Realme berkomitmen terus memberikan kejutan kepada anak muda di seluruh dunia.

Sebelumnya, di awal Oktober 2019, Realme mengumumkan bahwa jumlah pengguna global Realme telah mencapai lebih dari 17 juta dan secara resmi menjadi merek smartphone global.

Saat ini, seluruh portofolio produk Realme telah memasuki pasar Eropa karena memperkenalkan produk flagship di pasar high-end luar negeri yang merupakan tujuan dari strategi global Realme.

Sejauh ini, Realme telah meluncurkan produknya ke lebih dari 20 negara, termasuk Tiongkok, Indonesia, negara-negara Asia Tenggara lainnya, Rusia, India, Eropa, dan lain-lain.

Di Indonesia sendiri, Realme menjadi lima besar vendor samrtphone dengan pangsa pasar terbesar. Realme terus meluncurkan produk untuk menyasar berbagai segmen, mulai dari produk entry-level hingga flagship di seluruh pasar global. kbc10

Bagikan artikel ini: