Astra International angkut laba Rp15,87 triliun di kuartal III, turun 7 persen

Kamis, 31 Oktober 2019 | 21:14 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Astra International Tbk (ASII) mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp15,87 triliun pada kuartal III-2019. Laba tersebut turun 7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp17,07 triliun.

Penurunan laba tersebut dikarenakan turunnya kontirbusi dari divisi otomotif dan agri bisnis. Di mana penurunan tersebut lebih besar daripada peningkatan kontribusi dari divisi jasa keuangan.

"Sementara pencapaian kinerja tahunan Grup diperkirakan masih akan diuntungkan oleh peningkatan kinerja dari bisnis jasa keuangan dan kontribusi dari tambang emas yang baru diakuisisi, tantangan atas konsumsi domestik yang lemah dan harga komoditas yang rendah masih tetap perlu diwaspadai," ujar Presiden Direktur ASII Prijono Sugiarto melalui keterangan tertulis, Kamis (31/10/2019).

Sementara itu pendapatan bersih konsolidasian Grup selama periode ini meningkat 1% menjadi Rp177,0 triliun, yang terutama disebabkan oleh peningkatan pendapatan dari divisi alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi, divisi jasa keuangan, serta divisi infrastruktur dan logistik. Kenaikan tersebut lebih besar dari penurunan pada divisi otomotif dan agribisnis.

Utang bersih, di luar Grup anak perusahaan jasa keuangan, mencapai Rp17,7 triliun pada 30 September 2019, dibandingkan dengan Rp13,0 triliun pada akhir tahun 2018. Hal ini terutama disebabkan oleh investasi Grup pada jalan tol baru dan Gojek serta belanja modal pada bisnis kontraktor penambangan.

Anak perusahaan perseroan segmen jasa keuangan mencatat utang bersih sebesar Rp47,1 triliun pada 30 September 2019, dibandingkan dengan Rp47,7 triliun pada akhir tahun 2018. kbc10

Bagikan artikel ini: