PTPN X tanam tebu perdana di lahan agroforestry di Nganjuk

Jum'at, 1 November 2019 | 05:12 WIB ET

NGANJUK, kabarbiisnis.com: Setelah sebelumnya PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X melakukan tanam perdana di Desa Jelu, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, seluas 52,3 Ha, kali ini PTPN X kembali melakukan penanaman tebu di lahan Agroforestry wilayah kerja Pabrik Gula (PG) Lestari Nganjuk. Program Agroforestry kali ini bekerjasama dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Jombang, Kamis (31/10/2019). 

“Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan program BUMN Sinergi Agroforestry tebu musim giling 2019, PG Lestari menorehkan catatan dengan hasil produksi sebesar 72,2 Ton/ Ha dengan Rendemen 8,64 persen. Hasil evaluasi ini sebagai pelecut semangat untuk terus meningkatkan angka-angka o kedepannya,” ungkap Aris Toharisman, Direktur Operasional PTPN X. 

Nantinya hasil dari program Agroforestry di Nganjuk ini akan dikelola langsung ke PG Lestari pada musik giling tahun 2020. Sehingga diharapkan dapat menyokong keajegan pasok Bahan Baku Tebu (BBT) di PG Lestari.

Tanam perdana ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara PTPN X dengan Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur untuk melakukan pemanfaatan kawasan hutan untuk kegiatan budidaya tanaman tebu guna mendukung ketahanan pangan. Kerjasama tersebut terkait dengan pengerjaan lahan Perum Perhutani untuk kegiatan penanaman Agroforestry tebu seluas 5.661,5 Ha dan telah mendapat persetujuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2017. 

“Selain untuk meningkatkan produktivitas pada musim giling selanjutnya, program Agroforestry ini juga mampu memberdayakan masyarakat sekitar, untuk bersama-sama membangun, melindungi, dan memanfaatkan sumberdaya hutan sebagai penggerak ekonomi di pedesaan,” tambah Aris.kbc6

Bagikan artikel ini: