Satgas Waspada Investasi jaring 68 gadai ilegal dalam sebulan terakhir

Jum'at, 1 November 2019 | 07:27 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi telah menjaring sedikitnya 68 usaha gadai ilegal dalam sebulan terakhir. Terbaru, Satgas Waspada juga menemukan 16 gadai swasta ilegal dari sejumlah daerah.

"Kami menemukan 68 pergadaian ilegal di berbagai daerah. Terakhir, ada di Surabaya, Bali, dan Riau," kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jakarta, Kamis (31/10). 

Sayangnya, Tongam bilang, tidak ada payung hukum untuk menjerat pidana gadai ilegal. Makanya, ia mengingatkan masyarakat untuk menghindari kegiatan usaha gadai tak berizin OJK. 

"Yang dikhawatirkan di sini itu, kalau masyarakat mengakses gadai ilegal, itu tidak ada jasa penaksir yang tersertifikasi, sehingga kalau barang yang digadaikan nilainya bisa jauh dari nilai sebenarnya," imbuh dia. 

Selain itu, ia melanjutkan gadai ilegal juga kerap menggelapkan barang-barang yang digadai masyarakat. 

Satgas sendiri telah menyediakan kanal layanan Warung Waspada Investasi. Layanan ini memungkinkan masyarakat untuk melapor, mengadukan, konsultasi, dan sosialisasi kepada pihak OJK dan Satgas. 

"Selama ini, laporan atau pertanyaan masyarakat lebih banyak masuk melalui saluran komunikasi seperti email. Dengan Warung Waspada Investasi, kami berharap masyarakat bisa juga makin mudah untuk melapor langsung secara fisik," ungkapnya. kbc10

Bagikan artikel ini: