Jadi unicorn bukan prioritas, ini ambisi Ruangguru

Jum'at, 1 November 2019 | 08:54 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Salah satu misi dari perusahaan rintisan alias startup adalah bisa tumbuh besar dan menjadi unicorn. Saat ini sudah ada lima startup di Tanah Air yang berhasil menggapai status unicorn. Dan sejumlah startup berpotensi menyusul mereka.

Rumor pun mencuat salah satu startup yang digadang-gadang bakal menjadi unicorn baru negeri ini adalah Ruangguru.

Namun demikian, Vice President Ruangguru, Ritchie Goenawan menegaskan, bahwa yang terpenting bukanlah gelar unicorn yang diraih. Melainkan, bermanfaat untuk banyak siswa.

"Ambisi kami bukan jadi unicorn. Ambisi kami gimana bisa memberi dampak ke sebanyak mungkin siswa di seluruh Indonesia," jelas Ritchie kepada awak media usai acara Forum Merdeka Barat 9 di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jakarta, Kamis (31/10/2019).

"Tetapi amin bisa menjadi unicorn. Sekali lagi, fokus kami melayani user," tambahnya.

Ditanya soal adanya pendanaan baru, Ritchie juga tak berkomentar. Kata dia, terkait dengan pendanaan dan valuasi, tunggu komentar resmi dari pihaknya. Hal ini terkait dengan gossip bakal masuknya Softbank menjadi investor di Ruangguru.

"Kalau itu saya tidak komentar dulu. Tunggu komentar resmi dari Ruangguru saja ya," ungkap dia.

Sebagaimana diketahui, investor Ruangguru di antaranya East Ventures, Venturra Capital, UOB, dan dana hibah dari Australian Department of Foreign Affairs and Trade dan Atlassian Foundation International, melalui ajang Solve Challenge pada tahun lalu.

Ruangguru merupakan startup bidang pendidikan besutan Belva Devara dan Iman Usman. Pada Juli 2019 lalu, Ruangguru pernah menyebutkan bahwa saat ini jumlah penggunanya tembus 15 juta pelajar dan 300 ribu guru dari seluruh Indonesia telah bergabung. kbc10

Bagikan artikel ini: