Perkuat daya saing, UMKM didorong jadi trendsetter

Jum'at, 1 November 2019 | 11:14 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) terus mendorong kalangan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar memiliki daya saing di pasar global. 

Kemenkop UKM pun berharap pelaku UMKM bisa menjadi trendsetter seperti yang dilakukan para marketplace, tak hanya jadi follower.

Staf Ahli Menkop dan UKM Herustiati mengatakan, dalam hal inovasi, selama ini UMKM selalu ketinggalan dibanding marketplace atau barang impor khususnya dari China.

"Kita perlu lakukan market intelligence agar kita bisa menjadi trendsetter, memiliki pasar sendiri dan menjadi pioner," kata Herustiati seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (30/10/2019).

Salah satu yang harus didorong yakni para UMKM yang ada di bawah Pasar Jaya. Saat ini Perumda Jaya membawahi 153 pasar dan 100 ribu lebih UMKM.

Kemenkop menilai, para UMKM tersebut akan menjadi kekuatan ekonomi yang cukup besar bila mampu melakukan inovasi dan kreasi pasar.

"Ini yang lagi kami bahas dan sinergikan detail pelaksanaannya, karena kami sadar, perkembangan pasar begitu cepat demikian juga dengan habit atau selera mayarakat," kata dia.

Asal tahu saja, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki telah mengundang Dirut Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin ke Kantor Kemenkop dan UKM. Menkop dan UKM meminta Perumda Pasar Jaya membuat big data dan market intelligence yang selama ini banyak dilakukan oleh marketplace.

Dengan demikian nantinya berdasarkan big data itu, UMKM tidak hanya menjadi flollower saja namun juga bisa mengkreasi market sendiri.

"Kami siap melakukan langkah-langkah yang diminta Menkop dan UKM, selanjutnya juga melakukan kerja sama untuk meningkatkan kontribusi dan menaikkelaskan UMKM khususnya di lingkungan PD Pasar Jaya yang mengelola 153 pasar dan 105 ribu UMKM," kata dia. kbc10

Bagikan artikel ini: