Daging ayam dorong inflasi Oktober sebesar 0,02%

Jum'at, 1 November 2019 | 19:26 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Oktober 2019 sebesar 0,02% secara bulanan. Sementara secara tahunan, inflasi Oktober tercatat sebesar 3,13%. Alhasil, inflasi tahun kalender tercatat sebesar 2,22%.

Salah satu pendorong inflasi adalah kenaikan harga di kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,45%. Beberapa bahan makan yang mendorong inflasi seperti daging ayam ras, dan bawang merah.

Di sisi lain, ada penurunan harga telur ayam ras dan penurunan harga cabai merah dan cabai rawit sehingga membuat kelompok bahan pangan mencatat deflasi. Hal ini menahan laju inflasi Oktober sehingga kenaikannya tidak terlalu tinggi.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, yang berpengaruh besar pada inflasi Oktober adalah inflasi inti. 

"Ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat masih cukup kuat," katanya dalam konferensi pers Jumat (1/11/2019).

BPS mencatat, inflasi inti pada Oktober tercatat sebesar 0,17% dengan inflasi inti secara tahunan sebesar 3,20%.

Untuk selanjutnya, Suhariyanto mengimbau agar pemerintah berhati-hati dengan lonjakan harga yang mungkin akan terjadi pada bulan Desember 2019 karena musim liburan Natal dan akhir tahun.

Namun dengan melihat perkembangan inflasi hingga Oktober 2019 dan pola-pola yang sebelumnya Suhariyanto optimistis target inflasi yang ditetapkan pemerintah sebesar 3,5% akan tercapai.

"Sampai Oktober, inflasi masih terkendali dan melihat pengalaman yang lalu-lalu target inflasi tahun ini akan tercapai," kata Suhariyanto. kbc10

Bagikan artikel ini: