Kadin Surabaya dukung penuh GBT jadi venue Piala Dunia U-20

Selasa, 5 November 2019 | 20:34 WIB ET

SURABAYA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya mendukung penuh Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi salah satu venue penyelenggaraan Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang. 

”Kadin Surabaya mendukung penuh GBT menjadi salah satu venue Piala Dunia. Penunjukan Stadion GBT bukan hanya akan membawa nama baik Surabaya, tapi juga Jawa Timur dan Indonesia.,” ujar Ketua Kadin Surabaya Muhammad Ali Affandi, Selasa (5/11/2019).

Andi, sapaan akrab Ali Affandi, berharap, polemik soal GBT segera disudahi. Soal sejumlah kekurangan yang ada, dia menilai masih ada cukup waktu untuk perbaikan. ”Dengan kekompakan seluruh elemen, dan nanti ada perbaikan-perbaikan yang setahu saya memang sudah disiapkan Pemkot Surabaya, kita akan bisa menyukseskan mimpi menjadi tuan rumah mega event tersebut,” ujar Andi.

Wakil Ketua Bidang Milenial, Kesehatan, dan Olahraga Kadin Surabaya, Edra Brahmantya, menambahkan, GBT sejak awal telah dinominasikan ke FIFA oleh PSSI. Pertandingan uji coba internasional antara Timnas U-19 melawan Timnas U-19 Tiongkok juga telah digelar pada Oktober lalu di Stadion GBT dengan standar FIFA.

”Jadi secara teknis sebenarnya sudah memenuhi syarat. Jadi Kadin Surabaya mendukung penuh segala ikhtiar Pemkot Surabaya untuk mewujudkan Kota Pahlawan ini sebagai salah satu satu venue Piala Dunia U-20,” ujar Edra.

Dia mengatakan, melihat rekam jejak kinerja Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan jajaran Pemkot Surabaya, Kadin Surabaya yakin sepenuhnya bahwa berbagai upaya perbaikan akan bisa dikebut dan diselesaikan tepat waktu. 

”Kan kita tahu sendiri bagaimana cara kerja Bu Risma yang sudah terbukti. Apalagi, Pemkot Surabaya sudah menyiapkan rencana-rencana perbaikan, dan itu sudah disampaikan dalam dokumen ke FIFA sampai akhirnya Indonesia dinyatakan terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20,” jelasnya.

Sejumlah rencana perbaikan yang disiapkan Pemkot Surabaya antara lain perbaikan lapangan Stadion Gelora 10 November dan Lapangan Karanggayam sebesar Rp 25 miliar. Dua lapangan itu bakal menjadi tempat latihan timnas dari berbagai negara yang bakal datang ke Surabaya. 

Lalu ada perbaikan akses jalan ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan perbaikan Stadion GBT masing-masing sebesar Rp40 miliar dan Rp30 miliar. Selain itu, akan dibikin single seat untuk VIP class di Stadion GBT dengan anggaran Rp5,5 miliar..

”Kadin Surabaya sangat mendukung dan tidak sabar menunggu pergelaran Piala Dunia U-20 di Surabaya,” pungkas Edra.

Bagikan artikel ini: