Tol Laut, Pelni angkut 40.310 sapi ke Jakarta

Rabu, 6 November 2019 | 04:32 WIB ET

JAKARTA - Penugasan program kapal tol laut dari pemerintah kepada PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni, pada 4 November telah menginjak usia 4 tahun. Pelaksanaan program tersebut, direalisasikan dengan mengoperasikan tiga trayek tol laut dari Tanjung Priok-Biak dan Tanjung Perak, Surabaya menuju NTT dan NTB, serta Tanjung Priok-Natuna.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni, Yahya Kuncoro, mengatakan, selama 4 tahun terlibat dalam penugasan program tol laut, Pelni melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

"Pelni bangga dapat menjadi bagian dari program tol laut, sebuah program pemerintah yang memiliki visi yang sangat mulia bagi masyarakat. Kami sendiri menjalankan program tersebut mulai dari penugasan 3 trayek di tahun 2015 yang lalu, hingga bertambah menjadi 6 trayek di tahun 2016, tahun 2017, dan 2018,” ungkap Yahya Kuncoro dalam siaran persnya, Selasa (5/11/2019).

Sebagai operator, kata Yahya, Pelni tidak bergerak sendiri. Program tol laut juga melibatkan beberapa BUMN lainnya seperti ASDP, Indonesia Ferry, dan Djakarta Lloyd, serta perusahaan pelayaran swasta. Selain berkembang secara rute, program tol laut juga berkembang tidak hanya mengangkut kontainer saja, tetapi juga megangkut hewan ternak.

Terkait hal tersebut, Pelni kembali diberikan penugasan oleh Pemerintah untuk mengoperasikan KM Camara Nusantara 1 dari Kupang, NTT menuju Tanjung Priok, Jakarta untuk mengangkut hewan (sapi) sejak 10 November 2015.

"Kapal ternak yang dioperasikan oleh Pelni dengan rute Kupang-Waingapu-Tanjung Priok-Cirebon-Kupang hingga akhir Oktober 2019 telah menjalani 14voyage, dengan total hewan (sapi) yang diangkut sebanyak 6.748 ekor tujuan DKI Jakarta. Tahun 2019 ini, Pelni hanya diberikan penugasan untuk mengoperasikan 1 kapal," tambahnya.

Yahya menjelaskan, pada tahun 2017, terealisasikan 24 voyage dengan total sapi yang diangkut sejumlah 11.812 ekor. Sedangkan tahun 2018, Pelni mendapat penugasan sebanyak 2 kapal yaitu KM Camara Nusantara I dan KM Camara Nusantara III, di mana KM Camara Nusantara I telah mengangkut sejumlah 9.247 ekor dengan 20 voyage serta KM Camara Nusantara III yang telah mengangkut 4.977 ekor dengan 11 voyage.

"Selama 4 tahun mengoperasikan kapal ternak, Pelni telah menjalankan total 84 voyage dengan muatan sebanyak 40.310 ekor sapi dari Kupang menuju Tanjung Priok untuk kemudian didistribusikan ke wilayah Jabodetabek dan Bandung," jelasnya.

Kapal ternak yang ditugaskan kepada Pelni bertujuan untuk memenuhi suplai kebutuhan daging di DKI Jakarta dan wilayah lainnya (Jabodetabek). "Kebutuhan daging hampir terpusat di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bandung dengan konsumsi tertinggi di Jabodetabek," tandas Yahya. kbc2

Bagikan artikel ini: