HIPMI Surabaya jalin kerjasama dengan 25 perusahaan

Sabtu, 9 November 2019 | 05:48 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Himpunan Pengusahaa Muda Indonesia (HIPMI) Surabaya telah menandatangani kerjasama bisnis dengan 25 perusahaan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Swasta di Surabaya, Jumat (78/11/2019). 

25 Perusahaan tersebut diantaranya PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Bank Indonesia Kantor Wilayah Jatim, Jatim Grha Utama (JGU), Jamu Iboe dan lain sebagainya.

Ketua Umum HIPMI Surabaya, Muhammad Luthfi mengatakan bahwa kerjasama ini dilakukan guna memberikan benefit atau manfaat dan kemudahan serta fasilitasi seluruh anggota HIPMI Surabaya dalam mengembangkan bisnis mereka.

"Sekarang eranya kolaborasi, karena dengan kolaborasi kita bisa berkomunikasi dna selanjutnya bisa berkoordinasi. Dan saya sebagai Ketua Umum HIPMI Surabaya berkewajiban untuk berikan benefit kepada anggota. Kemanfaatan dari kerjasama ini bukan untuk organisasi HIPMI tetapi untuk anggota HIPMI, utamanya Surabaya," ujar Luthfi. 

Ia mengaku, sebenarnya masih banyak perusahaan yang ingin bekerjasama. Tetapi HIPMI melakukan verifikasi dengan melihat kemanfaatan yang bisa diberikan kepada anggotanya.  

"Target kami akan ada 15 perusahaan hingga 20 perusahaan lagi yang akan melakukan kerjasama. Salah satunya dengan Batik Air dan Lion Air, nantinya seluruh anggota HIPMI Surabaya akan menjadi member Batik Air dan Lion Air," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN UID Jatim, Bob Sarir mengatakan bahwa kerjasama ini adalah kerjasama yang luar biasa karena kedua belah pihak memiliki komitmen untuk berkolaborasi dalam rangka meningkatkan ekonomi Jatim. Ada beberapa kemudahan yang akan diberikan PLN kepada pengusaha anggota HIPMI Surabaya, selain infrastruktur dan pasokan listrik yang memadai, juga kemudahan dalam pembiayaan.

"Agar pembiayaan tidak mengganggu cash flow mereka, kami menawarkan cicilan sebanyak 24 kali tanpa bunga, selain itu juga ada diskon tambah daya, dan kemudahan serta kecepatan pelayanan. Jika mereka butuh high speed power bank, kami juga siap menyediakannya," ujarnya.

Terkait pasokan listrik di wilayah Jatim, Sarir menyatakan cukup besar. Total daya yang dihasilkan dari sejumlah pembangkit di Jatim mencapai 9.500 MW. Sementara surplus daya saat ini masih sekitar 1.000 MW.kbc6

Bagikan artikel ini: