Forum SDM, wujud komitmen BUMN lahirkan tenaga kerja berkompetensi

Jum'at, 15 November 2019 | 04:36 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnia.com:  Dalam rangka mewujudkan Sumber Daya Manusia Unggul dan berdaya saing global, perlu dibentuk sebuah forum sebagai sarana berbagi pengetahuan, berinteraksi, bersinergi dan saling belajar tentang pengelolaan Sumber Daya Manusia, para pengelola SDM Badan Usaha Milik Negara di Provinsi Jawa Timur membentuk Forum SDM. 

Bertempat di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, 13 November 2019, terpilih Edi Priyanto dari PT Pelindo III sebagai Ketua, Budianta dari PT Boma Bisma Indra sebagai Wakil Ketua dan M. Afifuddin dari PT SIER sebagai Sekretaris Forum SDM BUMN Jatim.

Forum SDM tersebut setidaknya diikuti oleh tiga belas perusahaan pendiri, diantaranya : PT Pelindo III, PT INKA, PT Semen Gresik, PT Petrokimia Gresik, PT SIER, PT BBI, PTPN X, PTPN XI, PTPN XII, PT PAL, PT Dok & Perkapalan Surabaya, PT Jasa Tirta I dan PT Garam.

Edi Priyanto dalam kesempatan terpisah mengatakan bahwa revolusi industri 4.0 telah berhasil melahirkan berbagai perangkat teknologi baru yang berdampak pada perubahan aktivitas yang cepat di berbagai bidang kehidupan. Salah satu contoh dampak yang bisa dirasakan adalah dalam hal pengelolaan sumber daya manusia.

Terkait dengan pengelolaan SDM juga telah sejalan dengan program kerja Pemerintah Republik Indonesia, bahwa pembangunan sumber daya manusia akan menjadi menjadi prioritas utama. Penciptaan SDM dengan memiliki etos kerja keras yang dinamis, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian pembangunan SDM menjadi kunci Indonesia maju.

“Sumber Daya Manusia merupakan elemen terpenting dalam pertumbuhan sebuah Perusahaan, dengan kualitas sumber daya manusia yang baik didukung dengan profesionalisme kerja menjadi aset penting bagi kemajuan Perusahaan pada era persaingan usaha yang semakin kompetitif seperti saat ini, SDM menjadi satu kata kunci penting dalam mewujudkan misi dan visi perusahaan dalam menghadapi era disrupsi seperti yang terjadi akhir-akhir ini”, kata Edi.

Edi kembali mengatakan bahwa BUMN sebagai agen pembangunan diberbagai sektor, saat ini dinilai telah berhasil dalam mengembangkan sumber daya manusia, sehingga kami para pengelola SDM BUMN di Provinsi Jawa Timur sepakat untuk menjalin sebuah sinergi bareng untuk melakukan pertukaran dan kegiatan bersama terkait pengelolaan SDM. 

“Kami telah merancang beberapa kegiatan, selain menyelenggarakan pertemuan rutin juga pelatihan bersama, tukar menukar informasi pengelolaan SDM mulai dari manajemen talenta, manajemen pelatihan, manajemen perubahan hingga ketentuan ketenagakerjaan, sehingga diharapkan akan memberi manfaat dan dapat saling mengisi kekurangan pada masing-masing perusahaan,” pungkas Edi.kbc6

Bagikan artikel ini: