Sinarmas MSIG Life beri pemahaman ibu-ibu cerdik kelola dana kesehatan

Selasa, 19 November 2019 | 21:22 WIB ET
Dari kiri; Chief Agency Officer Sinarmas MSIG Life Pringgo Cahyono Sakti ahli penyakit autoimun Prof. Dr. dr. Joewono Soeroso, M.Sc, Sp. PD-KR; financial advisor Mimien Susanto RFA; dan Agency Relationship Director Regional Jawa Sinarmas MSIG Life Arie Gaspol pada seminar “Healthy Family, Happy Financial” di Surabaya.
Dari kiri; Chief Agency Officer Sinarmas MSIG Life Pringgo Cahyono Sakti ahli penyakit autoimun Prof. Dr. dr. Joewono Soeroso, M.Sc, Sp. PD-KR; financial advisor Mimien Susanto RFA; dan Agency Relationship Director Regional Jawa Sinarmas MSIG Life Arie Gaspol pada seminar “Healthy Family, Happy Financial” di Surabaya.

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pepatah mengatakan, kesehatan itu mahal harganya. Tak hanya menghambat aktivitas dan produktifitas Anda dalam pekerjaan. Masalah kesehatan juga akan berefek pada rencana finansial Anda. Artinya pengelolaan keuangan yang tepat menjadi kunci seseorang atau keluarga bisa lebih tenang menghadapinya.

Hal ini pula yang mendasari Sinarmas MSIG Life untuk menggelar dua kegiatan yang ditujukan kepada para ibu muda di Surabaya melalui seminar “Healthy Family, Happy Financial” bekerja sama dengan komunitas She Radio Surabaya dan talk show “Kiat Cerdik Mengelola Dana Kesehatan” bersama Radio Suara Surabaya. Kegiatan ini berlangsung pada 17 November dan 18 November 2019.

Talk show “Kiat Cerdik Mengelola Dana Kesehatan” menghadirkan financial advisor terkemuka di Jawa Timur, Mimien Susanto RFA dan seminar “Healthy Family, Happy Financial” juga menghadirkan ahli penyakit autoimun, Prof. Dr. dr. Joewono Soeroso, M.Sc, Sp. PD-KR. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Nasional yang diperingati setiap 12 November.

Direktur Sinarmas MSIG Life Herman Sulistyo mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya memperluas pemahaman masyarakat akan pentingnya asuransi kesehatan dalam pengelolaan finansial untuk masa depan keluarga yang lebih mapan.

Dia menyebut bahwa kepemilikan asuransi kesehatan swasta di Indonesia masih relatif rendah. Salah satu media online nasional mengungkapkan bahwa hanya sekitar 1,7% dari 265 juta penduduk Indonesia yang memiliki asuransi selain BPJS.

Hal tersebut diperkuat oleh hasil survei yang dilakukan oleh honestdocs.id bahwa 81% dari 8.314 responden mengaku tidak memiliki asuransi kesehatan. Padahal biaya pengobatan mengalami kenaikan 12,6% dibanding tahun 2018. Kenaikan ini lebih tinggi dibanding beberapa negara tetangga seperti Malaysia (12,5%), Singapura (9,1%), dan rata-rata negara lain di Asia yaitu 10%.

“Sebagai perusahaan asuransi jiwa yang selalu berupaya membantu masyarakat mewujudkan masa depan yang lebih baik, Sinarmas MSIG Life menginisiasi dua kegiatan ini guna memberikan pemahaman khususnya kepada para ibu sebagai nakhoda keuangan keluarga akan pentingnya pengelolaan keuangan yang tepat agar mereka dapat lebih bijak dalam menghadapi berbagai risiko- yang tidak diinginkan, termasuk risiko kesehatan," jelasnya melalui keterangan tertulis, Selasa (19/11/2019).

Ditambahkannya, terus meningkatnya biaya pengobatan kesehatan tentunya akan mengganggu kesejahteraan masa depan keluarga bila tidak diantisipasi sejak dini.

“Lewat kedua kegiatan tersebut, para ibu diharapkan dapat lebih mantap dalam menerapkan konsep pengelolaan keuangan dan memahami berbagai risiko kesehatan di zaman modern ini,” tambah Pringgo Cahyono Sakti, Chief Agency Officer Sinarmas MSIG Life. kbc7

Bagikan artikel ini: