Kemenhub bakal batasi kendaraan barang saat Nataru

Rabu, 20 November 2019 | 10:10 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana melakukan pembatasan kendaraan barang yang melintas pada Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. Hal ini bertujuan untuk mensukseskan dan memperlancar arus kendaraan di pada liburan akhir tahun ini.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi mengatakan, pembatasan kendaraan barang nantinya akan dilakukan juga pada kapal penyebrangan. Hanya saja dirinya tidak menyebutkan bagaimana rincian dari pembatasan kendaraan berat tersebut.

"Untuk Nataru kami akan berlakukan pembatasan kendaraan barang. Nanti berdampak ke kapal-kapal penyeberangan," ujarnya pada acara rapat koordinasi di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Saat ini lanjut Budi, pihaknnya sedang dalam tahap pembuatan dasar hukumnya. Nantinya, dasar hukum ini akan berupa Peraturan Menteri Perhubungan yang akan segera diterbitkan secepat-cepatnya.

Adapun nantinya pemberlakuan pembatasan tarif ini akan berlaku dua hari sebelum libur natal. "Kita sudah buat rancangan peraturan Menterinya," ucapnya.

Dalam penyelesaian ini nantinya lanjut Budi, dirinya akan mengakomodir masukan-masukan dari beberapa pihak. Sehingga pada kebijakan ini seluruh pihak bisa menerimannya.

"Kita sudah buat rancanangan peraturan menterinya. Di nataru pembatasan barang dilakukan 2-3 sebelumnya. Kami akomodatif sekali untuk tahun ini, kami lihat waktu hari dan jamnya," jelasnya.

Khusus pembatasan kendaraan berat di Kapal penentangan ini dilakukan untuk menjamin keselamatan dari penumpangnya. Karena dirinya mengaku tak ingin kejadian seperti yang terjadi di Danau Toba pada tahun lalu kembali terjadi.

"Kejadian danau toba bisa kita tangani kalau infrastruktur bagus koordinasi bagus.Kami mengajak pelaku industri penyeberangan kita rumuskan kesiapan kita. Jangan anggap sepele," jelasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: