Harga rokok elektrik dipastikan naik di tahun depan, berapa besar?

Kamis, 21 November 2019 | 08:17 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah memastikan akan menaikkan harga jual eceran (HJE) rokok elektrik alias vape pada tahun depan. Soal besarannya, masih dalam kajian Kementerian Keuangan.

Kenaikan HJE vape sendiri sejalan dengan naiknya tarif cukai dan HJE rokok konvensional yang efektif per Januari 2020.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan pihaknya akan melakukan pembahasan terkait rencana kenaikan HJE vape tersebut.

“Tentunya harus dibahas, sama dengan pembahasan rokok konvensional. Pada prinsipnya kita berencana untuk menyesuaikan besaran pungutan untuk vape supaya ada kesamaan level playing field,” tutur Heru di kantor Ditjen Bea dan Cukai, Rabu (20/11/2019).

Adapun, Heru mengatakan belum dapat mengumumkan berapa besaran kenaikan HJE vape. Namun, kenaikan harga direncanakan berlaku efektif mulai awal tahun depan sejalan dengan kenaikan harga jual rokok konvensional.

Sebagai konsekuensi kebijakan baru tersebut, diperlukan perubahan terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 152 Tahun 2019 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau. “Ya nanti akan diubah. Tinggal ditambah saja di lampirannya,” tandas Heru.

Sebelumnya pada lampiran PMK Nomor 146 Tahun 2017, Kementerian Keuangan telah mengatur ketentuan HJE maupun tarif cukai untuk Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL).

Vape termasuk dalam kategori HPTL tersebut. Untuk harga jual eceran HPTL per gram atau mililiter tertulis sesuai dengan yang diajukan oleh pengusaha pabrik atau importir. Sementara, tarif cukai yang dikenakan merupakan tarif maksimum yaitu sebesar 57 persen. kbc10

Bagikan artikel ini: