Masuki usia ke -27, Pelindo III ingin kiprah milenial kian besar

Senin, 2 Desember 2019 | 00:23 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Bonus demografi yang bakal diperoleh Indonesia pada tahun 2020 hingga 2030 kiranya sangat disadari oleh PT Pelabuhan Indonesia III atau Pelindo III. Atas alasan tersebut, maka perusahaan plat merah yang bergerak di sektor kepelabuhanan ini mulai memberikan ruang lebih kepada kaum milenial yang ada di lingkungan Pelindo III.

Selain melibatkan mereka dalam menentukan kebijakan, sejumlah agenda juga dipercayakan kepada mereka. Salah satunya dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-27, para milenial Pelindo III berbagi kebahagiaan dengan pasien di Rumah Sakit PHC kelas III dan dengan anak-anak pengidap HIV Aids (ODHA) di Yayasan Abdi Kasih Dukuh Kupang Surabaya.

"Ini adalah salah satu inisiatif mereka. Kami berusaha berbagi kebahagiaan dengan pasien anak-anak dan pasien yang ada di kelas III," ujar Direktur SDM Pelindo III, Toto Heli Yanto usai  membagikan souvenir kepada pasien yang sedang menjalani perawatan di Rumah sakit Husada Citra (RS PHC), Minggu (1/2/2019).

Sebelum ini, para milenial juga telah melakukan berbagai kegiatan lain, seperti pendampingan kampung Kefir. Di kampung ini, masyarakat diajari bagaimana menyulap bahan yang tidak berguna menjadi barang bernilai tinggi, sampah menjadi tas dan minyak jelantah diolah menjadi sabun dan lilin aromaterapi. Juga pendamping kampung hidroponik.

"Ada juga plastik, dimana mereka berupaya menghilangkan limba plastik di kafe Pelindo III dengan tidak menggunakan tas kresek dan sedotan. Sebagian besar program para milenial ini memang lebih sosial kemasyarakatan dan lingkungan. Mereka kami fasilitasi melalui dana CSR," tambahnya.

Coach Millennial PT Pelindo III, Emil Puji Arifan mengatakan bahwa para pekerja milenial Pelindo III berkeinginan untuk lebih banyak berkiprah untuk kinerja perusahaan, baik dalam hal capaian perusahaan maupun dalam memberikan kemanfaatan kepada masyarakat dan lingkungan.

"Harapan kami, gerakan ini akan lebih menunjukkan eksistensi kami dan bisa lebih banyak berkiprah untuk kemajuan perusahaan," kata Emil

Selain berbagi bingkisan, Pelindo III juga menanggung biaya operasi pasien RS PHC. Total keseluruhan biaya yang ditanggung sebesar Rp 600 juta tersebut diambil dari dana CSR perusahaan. Salah satunya adalah pasien kelainan jantung berusia 2,5 tahun mendapat kabar bahagia pasca menjalani penanganan medis operasi di Rumah Sakit Pelindo Husada Citra (RS PHC).

Bantuan biaya pengobatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial Pelindo III kepada sesama yang dikemas dalam tajuk Pelindo III Share The Happiness. Acara ini sendiri merupakan salah satu bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan HUT ke-27 Pelindo III.

“Para pasien membutuhkan dukungan dari kita semua, mereka perlu dirangkul dan diberikan motivasi agar lebih bersemangat menjalani hidup kedepannya,” tambahnya.

Puncak peringatan HUT Pelindo III nantinya akan dimeriahkan dengan kegiatan port run yang telah rutin diselenggarakan tiap tahun oleh Pelindo III pada tanggal 8 Desember 2019. Olah raga lari ini melibatkan berbagai kalangan mulai dari masyarakat, stakeholder pelabuhan dan karyawan BUMN di wilayah Surabaya juga berhasil menarik perhatian para pelari dari wilayah luar Surabaya. Hal tersebut terbukti dari beberapa pelari yang dari Kalimantan, NTT, NTB dan Semarang. Lomba lari ini juga memperebutkan hadiah dengan total Rp 270 juta.

Nantinya kegiatan port run akan dibagi dalam tiga kategori yakni 2,7 km (khusus eksekutif), 5 km, dan 10 km. Masyarakat yang hendak berpartisipasi dalam port run diharuskan mendaftar secara daring melalui laman yang telah disediakan. Para pelari akan memulai garis start dan finish di depan Kantor Pusat Pelindo III dengan melintasi sepanjang jalan di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak.kbc6

Bagikan artikel ini: