DFSK siapkan 4 model baru di 2020, ada mobil listrik loh!

Selasa, 3 Desember 2019 | 08:46 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Sokonindo Automobile (DFSK) bakal lebih agresif menggarap pasar otomotif di Indonesia pada tahun depan. Brand asal China ini memastikan telah menyiapkan empat model baru yang terdiri atas kendaraan penumpang, komersial, dan listrik.

Model baru itu akan menambah lini produk yang dipasarkan sejalan dengan pengembangan jaringan dealer merek China ini.

Sales & Marketing Director PT Sokonindo Automobile (DFSK) Alex Pan mengatakan, dari keempat model itu terdapat kendaraan yang berbahan bakar solar dan berteknologi listrik.

"Mencakup mobil penumpang juga kendaraan komersial," ujarnya di Jakarta, Senin (2/12/2019).

Alex mengatakan, kehadiran produk baru tersebut membuat konsumen semakin banyak pilihan sekaligus menambah lini produk yang dipasarkan oleh jaringan dealer DFSK. Hingga akhir tahun DFSK akan memiliki 90 jaringan dealer sehingga diharapkan mengerek penjualan pada tahun depan.

Saat ini DFSK memiliki tiga produk yakni dua model sport utility vehicle (SUV) DFSK Glory 560 dan DFSK Glory 580 serta satu model pikap DFSK SuperCab.

"Penjualan kami tahun ini bisa dilihat di data Gaikindo, di tengah pasar otomotif nasional melambat kami masih tumbuh, kami harapkan terus tumbuh hingga akhir tahun ini," katanya.

Untuk model kendaraan komersial baru, Alex mengatakan pihaknya akan menyasar sektor logistik dan industri pariwisata.

Kabar yang beredar model baru untuk segmen komersial itu berupa sebuah minibus atau van buta (blind van). Saat ini di pasaran terdapat beberapa produk sejenis seperti Daihatsu Gran Max, Wuling Formo, dan Suzuki APV blind van.

Adapun untuk kendaraan listrik, Alex menambahkan DFSK telah melakukan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan PLN untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri.

DFSK telah memamerkan kendaraan listrik berbasis baterai DFSK E3. Kendaraan listrik tersebut pertama kali diperkenalkan pada GIIAS 2019 lalu, tetapi belum dipasarkan secara resmi lantaran infrastruktur dan aturan detailnya belum tersedia. kbc10

Bagikan artikel ini: