TED Fest, cara Telkomsel akselerasikan SDM unggul di era industri 4.0

Kamis, 5 Desember 2019 | 21:01 WIB ET
Dari kiri; Dudun Abdul Falah Sidiq (Vice President HC Business Partner Commerce Telkomsel), Irfan A. Tachrir (Direktur Human Capital Management Telkomsel), Ronny Arnaz (Executive Vice President East Area Sales Telkomsel), dan Andi Kristianto (CEO Telkomsel Mitra Inovasi).
Dari kiri; Dudun Abdul Falah Sidiq (Vice President HC Business Partner Commerce Telkomsel), Irfan A. Tachrir (Direktur Human Capital Management Telkomsel), Ronny Arnaz (Executive Vice President East Area Sales Telkomsel), dan Andi Kristianto (CEO Telkomsel Mitra Inovasi).

SURABAYA, kabarbisnis.com: Telkomsel terus berkomitmen dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan inisiatif Making Indonesia 4.0 yang telah disusun untuk menghadapi Industri 4.0.

Sebagai digital telco company, Telkomsel juga siap mengakselerasikan negeri dengan mengembangkan ekosistem digital di Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Upaya itu diwujudkan dengan gelaran Transformational Expert Development Festival (TED Fest) yang berlangsung di Dyandra Convention Center Surabaya pada 4-5 Desember 2019. Kegiatan ini diinisiasi Telkomsel melalui Transformation Management Office (TMO).

Direktur Human Capital Management Telkomsel Irfan A. Tachrir mengatakan, kegiatan yang baru pertama kali digelar ini merupakan serangkaian konferensi, seminar, dan diskusi panel yang memberikan kesempatan kepada seluruh karyawan Telkomsel tingkat Area, Regional, dan Branch serta mahasiswa dan komunitas untuk mengembangkan kemampuan-kemampuan baru, khususnya di bidang digital.

"Untuk kali ini, tema yang diusung adalah We The People 4.0, yang diharapkan mampu mendorong para insan Telkomsel untuk menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul dalam menghadapi Industri 4.0 sekaligus memiliki daya saing di era digital yang disruptif ini," katanya di sela acara, Kamis (5/12/2019).

Irfan menjelaskan, gol dari acara tersebut adalah  memberikan pengetahuan pada peserta terkait perubahan  dan reaksi dalam menyambut perubahan kompetensib yang ada saat ini.

TED Fest tahun ini diharapkan mamou mengeksplorasi, mengembangkan, dan melancarkan kapabikitas-kapabilitas yang menjadi fokus penting di Industri 4.0. "Dengan begitu upaya transformasi Telkomsel dapat berjalan menyeluruh dan berkelanjutan," kata Irfan.

TED Fest: We The People 4.0 mengangkat sejumlah topik di bidang digital, seperti data science, data analytics, digital marketing, UI/UX, Internet of Things (IoT), hingga financial technology. Materi ini sengaja dipilih dengan harapan peserta dapat mengembangkan diri mengikuti perkembangan Industri 4.0, khususnya pengaruhnya terhadap industri telekomunikasi dan bisnis digital.

"Peserta yang ikut sangat antusias, dalam acara tersebut tercatat sekitar 450 peserta. Di antaranya, 200 mahasiswa dan sisanya dari kalangan komunitas," ungkapnya.

Selain Irfan sendiri, sejumlah pembicara membagikan ilmu dan pengalamannya di industri pada program tersebut meliputi Borrys Hasian (Director of DesignOps Gojek), Edward Killian (CMO LinkAja), Alamanda Shantika (Founder & CEO Binar Academy), dan Noni Purnomo (CEO Bluebird). 

Vice President HC Business Partner Commerce Telkomsel, Dudun Abdul Falah Sidiq menuturkan, ke depannya, guna menyebarkan spirit transformasi hingga ke pelosok negeri, Telkomsel akan menyelenggarakan TED Fest di beberapa kota lainnya di seluruh Indonesia.

"Salah satu kota yang akan dituju adalah Makassar pada 2020 mendatang, dengan topik yang diangkat meliputi talent secondment, software development academy, business intelligence clinic, dan pricing analytics clinic," ujarnya.

Executive Vice President East Area Sales Telkomsel, Ronny Arnaz menambahkan, antusiasme peserta tak hanya dari mahasiswa dan komunitas, namun juga karyawan Telkomsel. Ini sebuah hal positif, mengingat pihaknya memang membutuhkan akselerasi khususnya akan perubahan di dunia kerja ke depan.

"Telkomsel banyak program terkait digital dan penyiapan menghadapi industri 4.0. Makanya sangat penting untuk meng-upgrade kapabilitas dan mengubah mindset bahwa mau tak mau era digital ini yang akan berbicara ke depan," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dalam sambutannya mendukung langkah yang dilakukan Telkomsel untuk menyiapkan SDM unggul dalam menghadapi industri 4.0.

"Karena memang masa depan Indonesia termasuk Jawa Timur ada pada human capital. Memang kita dibekali kekayaan alam, tapi jika fokus di sini saja tak akan sustainable. Makanya upaya ke depan human capital," jelasnya.

Emil menuturkan, di Jatim tepanya di kawasan Singosari, malang akan dibangun kawasan ekonomi khusus untuk digital and tourism. Tentunya hal itu akan dibutuhkan SDM unggul.

"Kuncinya adalah koneksi, kolaborasi dan commerce. Di sini kita berupaya bagaimana generasi penerus ini mampu memajukan Jawa Timur sebagai basis digital ekonomi di Indonesia," pungkasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: