Royke Tumilaar ditunjuk jadi Dirut Bank Mandiri, siapa dia?

Senin, 9 Desember 2019 | 15:40 WIB ET
Royke Tumilaar
Royke Tumilaar

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Senin (8/12/2019) hari ini. Pada pertemuan pemegang saham ini salah satu agendanya adalah membahas penetapan direktur utama baru di Bank Mandiri.

Menteri BUMN Erick Thohir sejatinya telah resmi menunjuk Royke Tumilaar sebagai Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Royke saat ini menjabat sebagai Direktur Corporate Banking Bank Mandiri.

Seperti diketahui, Direktur Utama Bank Mandiri sebelumnya, yakni Kartika Wirjoatmadjo ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mendampingi Menteri BUMN Erick Thohir. Penunjukan Tiko, sapaan akrabnya, dilakukan pada 25 Oktober 2019.

Alhasil, kini posisi pucuk pimpinan Bank Mandiri tengah kosong. Meski kepemimpinan diberikan kepada Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto sebagai Plt Direktur Utama. Rangkap jabatan ini dilakukan sampai penetapan direktur utama Bank Mandiri yang defenitif.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir memastikan bahwa pihaknya akan menunjuk Royke Tumilaar sebagai Direktur Utama Bank Mandiri yang baru. Royke Tumilar menggantikan Kartika Wirjoatmodjo.

Siapa sosok Royke Tumilar? Mengutip laman resmi Bank Mandiri, Royke lahir pada tahun 1964. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Ekonomi Manajemen dari Universitas Trisakti pada tahun 1987, dan gelar Master of Business Finance dari University of Technology Sydney pada tahun 1999.

Royke bergabung dengan Bank Mandiri pada tahun 1999 melalui Bank Dagang Negara (BDN), yang merupakan warisan Bank Mandiri. Jabatan terakhirnya adalah Senior Professional di Tim Penyelesaian Kredit di Jakarta.

Pada tahun 2007, ia dipromosikan menjadi Group Head Regional Commercial Sales I sampai dengan Mei 2010. Pada bulan Agustus 2009, ia merangkap sebagai Komisaris Mandiri Sekuritas. Pada bulan Mei 2010, Royke menjadi Group Head of Commercial Sales Jakarta sampai dengan Mei 2011.

Pada bulan Mei 2011, ia diangkat menjadi Managing Director Treasury, Financial Institutions & Special Asset Management. Saat ini Royke tidak memegang jabatan direktur di perusahaan publik lain.

Sementara itu selain penetapan direktur utama, RUPSLB juga akan menetapkan Mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia Periode 2013-2014 Muhammad Chatib Basri sebagai Wakil Komisaris Utama Bank Mandiri. Chatib ditunjuk Erick untuk menggantikan posisi Imam Apriyanto Putro.

Adapun Imam telah diangkat sebagai Wakil Direktur Utama PT Pupuk Indonesia pada 18 November 2019. Dengan demikian, jabatan wakil komisaris utama Bank Mandiri memang tengah kosong.

Pergantian susunan komisaris ini sudah disampaikan Erick melalui keterangan tertulis pada Minggu (8/12/2019). Dia berharap Chatib mampu meningkatkan kinerja Bank Mandiri secara nasional, serta menjadikan bank pelat merah itu sebagai pemain financial services yang disegani di Asia Tenggara.

"Saya bersyukur Pak Chatib Basri mau masuk dalam jajaran Komisaris Bank Mandiri, Mantan Menteri dengan reputasi yang sangat baik mau berkeringat ikut membenahi BUMN. Semoga menjadi sinyalemen positif bagi Bank Mandiri," ujar Erick. kbc10

Bagikan artikel ini: