Pertumbuhan penjualan strum PLN melambat, sektor industri paling parah

Selasa, 10 Desember 2019 | 13:31 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pertumbuhan penjualan PT PLN (Persero) sampai Oktober 2019 tercatat sebesar 4,15% atau lebih rendah dari realisasi periode yang sama tahun lalu yang sebesar 4,99%.

Adapun hingga Oktober 2019, penjualan listrik PLN tercatat sebesar 200,37 TWh dengan mencapai 74,6 juta pelanggan. Sektor dengan pertumbuhan terendah adalah industri yang hanya tumbuh tipis 0,96% hingga Oktober 2019.

Padahal, pada periode sama tahun lalu, sektor industri mampu tumbuh 6,86%.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Hendra Iswahyudi mengatakan PLN perlu membuat inovasi untuk meningkatkan pertumbuhan penjualan listrik, termasuk peningkatan layanan. PLN perlu membuat pengguna listrik dari pemakaian sendiri beralih ke listrik PLN lewat harga yang kompetitif.

Menurutnya, pemerintah menargetkan agar pertumbuhan penjualan listrik PLN mampu mencapai 6,4%. PLN diharapkan mampu mengejar pertumbuhan sesuai target tersebut agar mampu membuat harga listrik di masyarakat semakin rendah.

"Biaya-biaya kan bisa ditekan, biaya untuk memproduksi listrik masing-masing pembangkit, cara mengalirkan listrik susutnya juga ditekan, sudah siap jual ya harus dioptimalkan penjualannya," katanya, Senin (9/12/2019).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, saat ini perseroan mendorong agar masyarakat beralih gaya hidup dengan memanfaatkan listrik. Misalnya, dengan memanfaatkan kendaraan listrik maupun kompor induksi. kbc10

Bagikan artikel ini: