Merugi, Garuda tutup sementara rute Denpasar-London

Jum'at, 13 Desember 2019 | 08:17 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Maskapai nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memutuskan untuk menutup sementara penerbangan rute Denpasar-Kualanamu-London. Langkah ini dilakukan mulai 11 Desember 2019 lalu.

Hal itu ditegaskan Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019). "London sudah kita suspend," katanya.

Menurut Pikri, penutupan rute tersebut dilakukan karena tidak menguntungkan. Bisa dibilang, rute ini tidak terlalu banyak penumpangnya.

"Kita melihat profitabilitas dan sebagainya," ujarnya.

Ditambahkan Pikri, untuk rute penerbangan Jakarta-London memang sudah lama ditutup. Pikri tak menjawab gamblang alasannya.

"Jakarta memang sudah lama kita tutup," tuturnya.

Pihaknya juga akan meninjau kembali rute penerbangan dari dan menuju Eropa. Hal ini dilakukan juga sebagai upaya restrukturisasi bisnis perseroan. Selain ke London, Garuda Indonesia juga melayani penerbangan Jakarta-Amsterdam dengan transit di Medan.

Dijelaskan Pikri, perseroan akan memperkuat rute domestik sebagai tulang punggung pendapatan. Lalu, untuk penerbangan ke luar negeri, akan difokuskan pada negara Asia, seperti Jepang, China, dan Korea Selatan. 

“Pertama restrukturisasi bisnis dengan perkuat domestic route sebagai backbone. Lalu fokus pada Jepang dan Korea. Lalu, kita juga meninjau rute ke Eropa karena tidak terlalu urgent untuk terbang ke sana. Intinya bagaimana buat perusahaan ini enggak terlalu besar kerugiannya,” ujarnya. kbc10

Bagikan artikel ini: