Juli 2020, pembeli sudah bisa huni apartemen 88Avenue

Minggu, 15 Desember 2019 | 11:03 WIB ET
Project Director 88Avenue, Indrajati Budidharmo (kanan) didampingi Marcomm Manager 88Avenue Haryo Jatikusumo menunjukkan maket proyek 88Avenue.
Project Director 88Avenue, Indrajati Budidharmo (kanan) didampingi Marcomm Manager 88Avenue Haryo Jatikusumo menunjukkan maket proyek 88Avenue.

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pembeli apartemen 88Avenue yang dikembangkan PT Waskita Karya Realty bersama PT Darmo Permai International Property di kawasan elit Surabaya barat bisa bernafas lega. Pasalnya, sekitar Juli 2020 mendatang mereka sudah bisa menghuni dua tower pertama mega proyek tersebut.

Project Director 88Avenue, Indrajati Budidharmo mengatakan, saat ini progress pembangunan dua tower pertama yakni untuk residence dan small office home office (SOHO) sudah mencapai 85 persen, sedangkan progress penjualan mencapai 80 persen.

"Kita sudah melakukan topping off tahun lalu dan saat ini sudah dalam tahap finishing dan akhir tahun ini sudah bisa serah terima secara bertahap dan mulai fitting out, dan ditargetkan rampung pada Maret 2020. Nah, kita menargetkan bisa mulai dihuni pada Juli 2020," katanya di marketing gallery 88Avenue, Surabaya, Sabtu (14/12/2019).

Dipaparkannya, dua tower pertama yang telah dibangun dengan nilai proyek sebesar Rp 1 triliun tersebut, terdiri dari 627 unit apartemen, dan 221 unit SOHO.

Untuk tipe, ada beberapa pilihan yang ditawarkan, yakni mulai 1 DK, 1 LDK, 2 LDK, 3 LDK, serta Garden Suite. Namun untuk dua tower pertama yang sudah dibangun, unit untuk tipe 1 DK sudah sold out. "Masih ada sekitar 100 unit apartemen yang tersedia termasuk tipe Garden Suite yang tinggal 1 unit," ungkap Indrajati yang menargetkan di semester I tahun depan seluruh unit di dua tower tersebut sudah sold out.

Untuk harga jual, saat ini dari unit yang masih tersedia, dipatok mulai Rp 1 miliar hingga Rp 4 miliar per unit. Harga tersebut, dikatakannya sudah mengalami kenaikan sekitar 40 persen sejak mulai dipasarkan pada 2015 lalu.

Ditambahkan Indrajati, guna memberikan jaminan investasi terutama bagi pembeli investor yang akan menyewakan unitnya, pihaknya juga telah melakukan kerja sama dengan provider pengelola online travel agency (OTA).

"Potensi sewa di 88Avenue ini untuk ukuran studio di kisaran Rp 3,5 juta sampai Rp 4 juta per bulan, sedangkan 1 bedroom di kisaran Rp 4,5 juta hingga Rp 5 juta per bulan. Harga ini untuk unit fully furnished," ungkapnya.

Sekadar diketahui, secara keseluruhan mega proyek 88Avenue akan terdiri dari 8 tower, dimana 6 tower residence, 1 tower SOHO, dan 1 tower office. Proyek ini merupakan kawasan yang terintegrasi dan terlengkap dengan fasilitas setara bintang 5 yang tersebar di seluruh area dengan memperhatikan 8 unsur kehidupan mulai art and culture, nature stage, energy state, wellness stage, kids and family Stage, games and party stage, networking stage, hingga sky stage. 

Usai dua tower pertama tersebut, menurut Indrajati, pengembangan berikutnya adalah tower 3, 4 dan 5 yang akan terdiri dari residence, office, dan hotel bintang 5. "Untuk tower berikutnya ini berbeda dengan yang sebelumnya, karena lebih premium dimana jumlah unit di setiap tower sekitar 400 unit, dan kemungkinan akan mulai dipasarkan tahun depan," pungkasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: