BFI Finance rilis program layanan pembiayaan jaminan mobil hanya 30 menit

Senin, 16 Desember 2019 | 12:44 WIB ET
Area Manager BFI Finance Surabaya, Nuzul Ittaqa (kanan) bersama Branch NDF Car Manager Surabaya Ika Ratnasari saat peluncuran BFI Express di Surabaya.
Area Manager BFI Finance Surabaya, Nuzul Ittaqa (kanan) bersama Branch NDF Car Manager Surabaya Ika Ratnasari saat peluncuran BFI Express di Surabaya.

SURABAYA, kabarbisnis.com: Ketatnya persaingan di bisnis multifinance seiring maraknya financial technology (fintech) membuat pelaku industri multifinance juga harus mengimbanginya dengan produk dan layanan yang serba mudah dan cepat.

Seperti yang dilakukan PT. BFI Finance Indonesia Tbk  (BFI Finance) sebagai industri pembiayaan non bank, yang terus berformulasi dalam penyediaan dana bagi keluarga Indonesia dengan meluncurkan program baru yakni BFI Express.

Branch NDF Car Manager Surabaya BFI Finance, Ika Ratnasari mengatakan, program BFI Express merupakan upaya perusahaan dalam mengkolaborasikan aspek kerja offline dengan aspek logika kerja, di era digital sekarang ini.

"Tren teknologi ini menjadi dua bukti nyata bahwa; BFI Finance secara organisasi telah siap bertransformasi dengan percepatan kemajuan teknologi dan sekaligus mengedepankan aspek kemudahan dan kecepatan bagi konsumen," katanya di sela media gathering sekaligus peluncuran BFI Express di Surabaya, Minggu (15/12/2019).

Menurutnya, program BFI Express diperuntukkan khusus untuk konsumen pembiayaan dengan jaminan mobil. Syaratnya sangat mudah, hanya dengan menyerahkan foto kopi KTP, Kartu Keluarga, dan data-data atau surat-surat kendaraan, dan dalam hitungan 30 menit konsumen sudah bisa mendapatkan nilai approval atas barang yang dijaminkan.

"Dalam 30 menit sistem sudah bisa memastikan proses disetujui, dan nasabah tinggal membawa kendaraan ke kantor BFI terdekat untuk cek fisik, dan langsung cair. Sebelumnya, layanan dan proses pengajuan pembiayaan sampai 4-5 jam bahkan sehari," jelas Ika.

Terkait plafon yang diberikan, dia menyebut, BFI Finance bisa memberikan pembiayaan hingga 90 persen dari harga pasar kendaraan. Sementara bunga pembiayaan di kisaran 8 persen per tahun.

"Selama ini dari kontrak pembiayaan kami, 54,8 persen adalah jaminan mobil, dan 19,6 persen kontrak pembiayaan motor. Makanya kami ingin memberikan yang terbaik bagi konsumen," ujar Ika.

Area Manager BFI Finance Surabaya, Nuzul Ittaqa menjelaskan, program BFI Express menjadi kebutuhan gaya hidup masyarakat di era digital, dimana semuanya butuh kecepatan dan cara-cara yang sederhana. Dan BFI Finance terus menghadirkan inovasi dan layanan yang dibutuhkan konsumen.

"Makanya kami bersyukur bahwa angka repeat order di BFI Finance wilayah Surabaya cukup tinggi, yakni sekitar 57 persen. Sedang angka non performing financing hanya 1,06 persen. Ini membuktikan bahwa konsumen tetap setia," ungkapnya.

Area Surabaya diakuinya memiliki potensi besar bagi BFI Finance. Terbukti, selain menjadi kota yang mengawali peluncuran program BFI Express, di awal tahun 2019 lalu juga menjadi kota pertama peluncuran program nasional BFI Srikandi, yakni pembiayaan bagi kaum perempuan dengan jaminan motor.

"Dari sisi penyaluran, hingga akhir September 2019 lalu area Surabaya telah menyalurkan sebesar Rp 749 miliar. Sementara dari sisi perolehan laba secara nasional, per September 2019 lalu mencapai Rp 1,09 triliun," jelas Nuzul.

Dengan hadirnya program BFI Express tersebut, dia berharap bisa menggenjot kinerja perusahaan, baik dalam hal kinerja pembiayaan maupun jumlah nasabah baru. Asal tahu saja, pihaknya menargetkan pertumbuhan kinerja BFI Finance di tahun 2020 mencapai 20 persen.

Dari angka pertumbuhan tersebut, diharapkan kontribusi dari program BFI Express bisa sekitar 20 persen.

"Hingga saat ini, jumlah kontrak pembiayaan di BFI Finance area Surabaya sebanyak 25.471. Artinya di tahun depan kami menargetkan ada pertumbuhan 6 ribu hingga 7 ribu kontrak baru, dan sekitar 20 persen dikontribusi dari BFI Express," ujar Nuzul. kbc7

Bagikan artikel ini: