Menteri Teten ingin koperasi garap sektor produksi andalan

Senin, 30 Desember 2019 | 08:05 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong agar koperasi terutama yang baru terbentuk untuk terjun dan menggarap sektor produksi. Tak hanya koperasi, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) juga didorong agar tumbuh dan harus masuk ke sektor komoditas termasuk sektor produksi dunia.

“Koperasi yang baru harus mulai masuk ke sektor produksi unggulan. Koperasi yang kuat adalah yang mengurus komoditas, misalnya koperasi susu terbesar di dunia adalah Fontera di New Zealand,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Jakarta, Minggu (29/12/2019).

Koperasi dan UMKM di tanah air juga diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi produk ekspor dan barang substitusi impor. Koperasi misalnya terang dia, bisa mulai menggarap bahan pangan, budidaya udang, perikanan tangkap, buah tropis, sektor teknik mesin olahan, perkebunan, sektor jasa, ikan laut, dan makanan dengan kuliner halal yang sedang menjadi tren.

Di samping itu, Menteri Teten menegaskan pentingnya koperasi agar memiliki manajemen yang kuat dan dikelola secara profesional. Koperasi ungkapnya, juga harus mulai menerapkan teknologi modern dalam sistem operasinya. “Koperasi Simpan Pinjam sudah banyak yang menggunakan fintech, ini bagus dan memang tantangan,” katanya.

Teten menyambut baik berdirinya Koperasi Konsumen Kesejahteraan Rakyat Gorontalo (KKRG) dan ia optimistis jika suatu daerah perekonomiannya dibangun oleh koperasi maka kesejahteraan bersama akan lebih mudah diraih. kbc10

Bagikan artikel ini: