Luncurkan Jatim Pay, Bank Jatim bidik nasabah milenial

Senin, 30 Desember 2019 | 17:44 WIB ET

SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah atau Bank Jatim mencatat tren positif pada tahun 2019. Fakta itu dibuktikan dengan tingginya pertumbuhan Bank Jatim yng mencapai 15 persen pada tahun ini. Pertumbuhan itu lebih tinggi dua kali lipat dari pertumbuhan ekonomi Jawa Timur secara global. 

Tak mau berpuas diri, manajemen Bank Jatim terus melebarkan sayap dengan membidik nasabah milenial. Langkah itu dilakukan Bank Jatim dengan meluncurkan aplikasi Jatim Pay. Jatim Pay merupakan alat transaksi digital atau e-money yang sejenis dengan Ovo, Go Pay, Dana yang sudah lebih dulu eksis. 

"Jatim Pay ini menyasar nasabah dari generasi muda, terutama kelompok usia milenial," ujar Pjs Dirut Bank Jatim,  Ferdian Timur Satyagraha, Sabtu (28/12).

Bankir muda ini menjelaskan, Jatim Pay ini terdiri dari beberapa fitur untuk melayani sejumlah kebutuhan, diantaranya pembayaran tv berlangganan, pembayaran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan serta pengajuan kredit. 

Ferdian mengakui untuk sementara Jatim Pay baru bekerjasama dengan 6 merchand. Tapi nantinya akan terus bertambah sesuai dengan kebutuhan yang terus meningkat. 

"Jatim Pay ini juga sudah mendapatkan lisensi penyelenggara uang elektronik dari BI. Dalam waktu dekat akan kami launching," beber pria berkaca mata tersebut. 

Ferdian mengatakan, persentase nasabah Bank Jatim dari kelompok milenial masih rendah. Menurutnya kisarannya sekitar 10 sampai 20 persen dari total 5 juta nasabah Bank Jatim. 

Dia mengakui nasabah kelompok usia milenial di Bank Jatim itu pun mayoritas adalah mereka yang berstatus aparatur sipil negara (ASN). Karena itu, kami terus melakukan sejumlah inovasi untuk menggaet nasabah di luar ASN. 

"Imej Bank Jatim itu adalah Bank-nya ASN. Ke depan kita ingin ubah imej Bank Jatim sebagai Bank umum, bank-nya warga Jawa Timur," pungkas Ferdian. kbc3

Bagikan artikel ini: