Maskapai diminta 'refund' penerbangan terdampak banjir

Kamis, 2 Januari 2020 | 11:06 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta seluruh maskapai untuk melakukan pengembalian atau refund kepada penumpang yang dibatalkan penerbangannya akibat banjir.

Melalui Surat Edaran No. SE 15 Tahun 2019, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub meminta seluruh maskapai menerapkan prosedur rencana kontingensi penerbangan. Tujuannya, memudahkan penumpang menyusun ulang rencana perjalanan mereka di tengah keadaan darurat akibat cuaca ekstrem.

"Di antaranya, reschedule atau menjadwalkan kembali penerbangan, re-route atau pemindahan ke penerbangan badan usaha angkutan udara lainnya, dan juga pembatalan penerbangan dengan pengembalian uang tiket (refund) sesuai dengan peraturan perundang-undangan," kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Polana B Pramesti, Rabu (1/1/2020).

Ia memaparkan seluruh maskapai perlu memberlakukan ketentuan penggantian tiket sesuai dengan peraturan. Para penumpang pesawat, lanjutnya, juga berhak menjadwal ulang penerbangan jika terjadi pembatalan penerbangan karena faktor cuaca.

Polana meminta seluruh maskapai untuk terus berkoordinasi dengan pihak bandara untuk memaksimalkan penyediaan sarana dan fasilitas yang dibutuhkan penumpang, terutama dalam menginformasikan alasan jika ada pembatalan, keterlambatan, dan perubahan jadwal penerbangan.

Polana menuturkan cuaca ekstrem yang melanda hampir seluruh wilayah Indonesia saat ini sangat berdampak pada operasional penerbangan.

Ia menuturkan pihaknya akan terus memantau situasi di seluruh bandara dan mengambil langkah-langkah tepat sesuai ketentuan yang berlaku.

"Cuaca ekstrem dan hujan lebat memungkinkan terjadinya delay dan divert penerbangan. Diharapkan calon pengguna jasa angkutan udara dapat memaklumi, untuk kepentingan penerbangan yang selamat, aman, dan nyaman," ucap Polana.

Hujan yang telah mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Selasa (31/12) sore menyebabkan banjir di sebagian wilayah. Sejumlah akses tol juga dialihkan lantaran beberapa ruas jalur tergenang air.

Meski begitu, operasional Bandara Soekarno Hatta sejauh ini dilaporkan tetap berjalan normal meski terjadi banjir tahun baru di sejumlah wilayah di Jakarta. kbc10

Bagikan artikel ini: