Incar marketing sales Rp 2,2 triliun, ini produk andalan Pakuwon Jati di 2020

Senin, 6 Januari 2020 | 09:35 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Pakuwon Jati Tbk menargetkan kinerja yang konservatif di tahun 2020 ini. Emiten pengembang properti ini membidik marketing sales pada 2020 serupa dengan tahun lalu, yakni Rp 2,2 triliun.

Direktur Pakuwon Jati, Ivy Wong menjelaskan, kehati-hatian tersebut lantaran tahun ini pihaknya tidak memiliki program launching yang banyak. Selain itu, periode ini masih awal tahun sehingga PWON masih ingin melihat kondisi ekonomi terlebih dahulu.

Sedangkan, untuk launching produk baru PWON berencana memasarkan dua produk. "Awal tahun buka di Bekasi saja dan selanjutnya proyek mall di Surabaya," ujarnya, akhir pekan lalu.

Dia menjelaskan, proyek di Bekasi merupakan proyek mixed used yakni Pakuwon Mall Bekasi. Karenanya, pihaknya akan memasarkan mall dan empat apartemen. Selain itu, di lokasi yang sama pihaknya membangun dua hotel. Sedangkan, proyek di Surabaya merupakan perluasan dari di Pakuwon Mall.

Selain proyek tersebut, Pakuwon juga memiliki proyek berjalan lainnya yakni EastCoat Mansion dan proyek eksisting di Kota Kasablanka. Pakuwon juga memiliki beberapa produk lainnya yakni di Pakuwon Mall dan Tunjungan Plaza tower 6. Dari proyek-proyek itu pula emiten dengan kode saham PWON di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini mampu berkontribusi pada marketing sales tahun ini.

Untuk proyek-proyek tersebut, PWON menggelontorkan belanja modal Rp 2,2 triliun atau tumbuh 16,4% dari anggaran belanja modal tahun lalu Rp 1,89 triliun. 

Berdasarkan catatan kontan.co.id, dana tersebut akan berasal dari kas internal. Adapun alokasinya Rp 900 miliar untuk proyek di Bekasi dan sisanya untuk mendanai proyek-proyek lainnya.

Ivy menambahkan, pihaknya lebih fokus mengembangkan proyek mixed used. "Penjualan kami 70% dari highrise karena setiap membangun mall atau perluasan proyek mall kami juga selalu membangun highrise untuk mempercantik proyek mall kami," jelasnya.

Tak heran, sepanjang tahun lalu kontributor terbesar marketing sales PWON didominasi oleh produk highrise. Adapun proyek bangunan tinggi PWON berkontribusi 70% dan sisanya dari rumah tapak.Secara total perseroan berhasil membukukan marketing sales Rp 1,5 triliun.

Ia menyebutkan untuk kinerja sepanjang tahun lalu masih terbilang bagus. "Karena top line kami masih bagus yang mana jika dibandingkan dengan 2018 kira-kira sama," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: