Sarana dan prasarana kelar, CitraLand Driyorejo CBD siap bangun rumah konsumen

Rabu, 8 Januari 2020 | 19:28 WIB ET

GRESIK, kabarbisnis.com: Manajemen Ciputra Group meyakini pasar properti tahun ini akan bangkit, setelah tahun lalu cenderung stagnan. Potensi ini dimanfaatkan untuk mengebut pembangunan sejumlah proyek baru, sebagai wujud komitmen kepada konsumen.

Seperti yang dilakukan pada proyek barunya, CitraLand Driyorejo CBD di kawasan barat Surabaya, dimana pengembang siap memulai ground breaking pembangunan produk rumah dan ruko dalam tahun ini. Ini menyusul bakal dirampungkannya pembangunan sarana dan prasarana di proyek seluas 12 hektare tersebut.

General Manager CitraLand Driyorejo CBD, Cholief Choerrasjaini mengatakan, hingga saat ini pembangunan sarana dan prasarana yang dilakukan di lokasi proyek mencapai sekitar 85 persen. Selain gerbang utama dan bangunan ikonik bianglala, pihaknya juga sudah menyelesaikan pembangunan jalan utama, infrastruktur dan fasilitas pendukung.

"Pemerintah daerah juga telah mendukung dengan pelebaran jalan raya di depan proyek, sehingga kian mempermudah akses jalan. Sehingga kami menargetkan bisa memulai pembangunan unit rumah dan ruko dalam tahun ini juga, dan diharapkan serah terima dilakukan pada pertengahan tahun 2021," katanya di lokasi proyek, Rabu (8/1/2020).

Terkait perkembangan penjualan, Cholief menyebut, saat ini sudah mencapai 80 persen untuk tahap I. Dari sebanyak 249 unit rumah dan ruko yang dipasarkan di tahap I, pihaknya sudah membukukan penjualan sebanyak 163 unit rumah,.dan 86 unit ruko.

"Kami optimistis dalam tahun ini unit di tahap I bisa terjual habis, sehingga dalam 1-2 bulan ke depan kita sudah bisa memulai penjualan tahap II," ujarnya.

Marketing Manager CitraLand Driyorejo CBD, Andreas Yossianto menambahkan, secara keseluruhan pihaknya akan membangun sebanyak 658 unit rumah dan ruko di proyek tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 412 unit berupa rumah, dan 246 unit ruko.

"Untuk rumah ada 8 tipe pilihan untuk satu dan dua lantai. Tipe mulai kecil yakni Chester Deluxe LB 37/LT 70 untuk rumah 1 lantai hingga rumah dua lantai yang terbesar tipe Albert LB 116/LT 128," ungkapnya.

Harga yang dipatok, mulai Rp 760,5 jutaan hingga Rp 1,784 jutaan untuk pembelian cash. Harga tersebut diakuinya telah mengalami kenaikan sekitar 10 persen sejak diluncurkan pada Juli 2019 lalu.

Menurut Andreas, mayoritas yang membeli di CitraLand Driyorejo CBD adalah end user. Selain dari Surabaya dan sekitarnya, juga banyak yang dari luar kota seperti Malang. Karena akses ke lokasi sangat mudah, sebab dekat dengan exit tol Driyorejo.

Direktur PT Ciputra Development Tbk, Agung Krisprimandoyo menuturkan, potensi pasar CitraLand Driyorejo CBD cukup besar selain karena kawasan yang berkembang, juga dukungan lokasi yang dengan dengan akses jalan tol. Pihaknya juga akan mengembangkan sebagai kota mandiri. Selain rumah tapak, juga dibangun ruko, dan apartemen.

"Dan nilai investasi CitraLand Driyorejo CBD akan meningkat dengan adanya perluasan akses dari Wiyung. Memiliki keunggulan lokasi strategis, dekat dengan akses masuk tol SUMO dan exit tol Driyorejo, dimana hanya 700 meter dari pintu tol," jelas Agung.

Pihaknya pun optimistis dengan dukungan pasar yang mulai membaik, bunga kredit pemilikan rumah (KPR) yang murah serta produk dari pengembang ternama, CitraLand Driyorejo CBD akan menjadi salah satu proyek favorit baru di Gresik selatan yang terdekat dengan Surabaya. kbc7

Bagikan artikel ini: