Persaingan pasar ketat, JNE incar pendapatan tumbuh 35%

Kamis, 9 Januari 2020 | 08:35 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Maraknya bisnis belanja online (e-commerce) membuat pelaku usaha kiriman barang mengatur strategi untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan. PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) misalnya, menargetkan pendapatan di tahun ini bisa tumbuh di atas 35%.

Angka ini lebih rendah dibandingkan target pertumbuhan yang dipatok di tahun lalu yang sebesar 36%-37%.

"Kalau ditarik pertumbuhan tahunan selama hampir 5 tahun ini, kami tumbuh di atas 30%. Padahal persaingan di bisnis semakin ketat," kata Eri Palgunadi, VP Marketing JNE Ekspress, Selasa (7/1/2020).

Diakuinya, persaingan industri logistik memang semakin ketat. Terlihat hampir semua perusahaan logistik telah berbasis digital. "Persaingan semakin ketat tapi kami masih tumbuh saja sampai sekarang dengan karyawan saat ini 22.000 orang kalau di tambah agen sekitar 50.000 orang," jelas Eri.

Terkait strateginya di tahun ini, Eri bilang, secara teori bisnis logistik sebenarnya tinggal memperluas channel. Selain itu perlu bagaimana bicara produksi pemasaran dan yang paling terakhir SDM yang menurutnya gampang-gampang susah karena bagaimana nilai-nilai spiritual perusahaan itu sampai kepada karyawan.

Selain itu, inovasinya adalah dengan memperbesar kapasitas IT, inovasi lainnya yang dibuat oleh JNE dengan membangun megahub 40 hektar. Nantinya, fasilitas yang akan selesai pada kuartal I-2020 diharapkan mampu mengurangi tingkat kesalahan dan mempercepat sortir barang sehingga waktu pengiriman hingga ke konsumen semakin cepat.

Kemudian pemasaran lewat produk, seperti UKM. Untuk prosesnya pihaknya mempunyai My JNE. "Karena pada akhirnya kalau mau bertahan harus berinovasi," ujar Eri

Saat ini, JNE memiliki 7.000 jaringan di seluruh Indonesia. Kemudian, dari sisi armada, khususnya roda empat pihaknya memiliki sebanyak 4.000 unit. 

Penambahan sarana dan prasarana itu sendiri juga lantaran bertumbuhnya volume pengiriman barang per hari. Dia memaparkan saat ini per harinya JNE mengirimkan sebanyak lebih dari 1,3 sampai 1,4 juta se Indonesia. kbc10

Bagikan artikel ini: