Tesla siapkan US$1 juta bagi yang bisa bobol sistem keamanannya

Selasa, 14 Januari 2020 | 16:31 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Teknologi canggih memang menjadi andalan bagi industri otomotif bertenaga listrik dan berkonektivitas modern sekelas Tesla. Namun satu yang menjadi tantangannya adalah para peretas.

Bahkan dalam sebuah pemberitaan mobil dengan konektivitas internet bisa diambil alih hacker dan teroris untuk tujuan lain.

Tesla sebagai salah satu produsen kendaraan listrik masa depan mengajak para peretas untuk mencari celah keamanan mobilnya melalui kompetisi tahunan "Pwn20wn" di Vancouver pada Maret 2020.

Menurut Electrek, Tesla menyiapkan sedan listrik Model 3 dan uang US$1 juta jika ada peretas yang mampu menemukan celah keamanan itu.

Pada Maret 2019 lalu, sekelompok peretas memenangkan Tesla Model 3 dan uang US$35.000 setelah mereka mampu menerobos masuk ke sistem keamanan mobil terkoneksi.

Tim "Fluoroacetate" yang terdiri Amat Cama dan Richard Zhu membongkar rapuhnya sistem koneksi kendaraan selama kompetisi itu digelar. Mayoritas peretas menargetkan sistem hiburan Tesla Model 3.

Peretas juga bisa "membohongi" sistem koneksi Tesla Model S, sehingga mengarahkan mobil untuk masuk ke lajur yang salah melalui metode "adversarial attack" dengan cara memanipulasi sistem Machine Learning. kbc10

Bagikan artikel ini: