EVP Telkomsel berbagi kiat sukses ke mahasiswa

Minggu, 19 Januari 2020 | 17:03 WIB ET
EVP East Sales Telkomsel Ronny Arnaz (dua kanan) bersama 50 mahasiswa peserta “Millennials Talks” mencairkan suasana acara dengan sesi tiktok bareng di LOOP Station, Jumat (17/1/2020).
EVP East Sales Telkomsel Ronny Arnaz (dua kanan) bersama 50 mahasiswa peserta “Millennials Talks” mencairkan suasana acara dengan sesi tiktok bareng di LOOP Station, Jumat (17/1/2020).

SURABAYA, kabarbisnis.com: Menjadi orang sukses resepnya sangat sederhana. Yakni, harus memiliki semangat (spirit) tinggi, selalu ingat orang tua, dan mampu membangun networking.

Ketiga resep tersebut dibeberkan secara gamblang oleh Executive Vice President East Area Sales, Ronny Arnaz, dalam program “Millennials Talks”, Jumat (17/1/2020). Program ini diikuti sekitar 50 mahasiswa dari Surabaya, Malang, dan Sidoarjo.

 

Dalam program yang secara khusus digelar bagi mahasiswa yang tergabung dalam “Telkomsel Apprentice Program” (program magang Telkomsel Area Jawa Bali), Ronny menegaskan menjadi orang sukses juga bukan hal mudah.

“Karena harus mampu mengharmonisasikan spirit dengan strategi menuju kesuksesan. Agar punya semangat tinggi, memang harus datang dari diri sendiri, harus digali karena semangat tinggi ini akan menjadi karakter seseorang dan menjadi pembeda antara orang satu dan lainnya,” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (19/1/2020).

Ronny bercerita sejak duduk di bangku SMP, hidup jauh dari orang tua. Ini dijalani dengan berbesar hati karena yang ada di benaknya saat itu adalah pendidikan sangat penting dan bisa mengubah nasib seseorang. “Dulu semangat saya menggelora untuk bisa meraih pendidikan tinggi dan kesuksesan di masa depan. Karena di benak saya saat itu, ingin membahagiakan ibu saya,” tukasnya.

Menurut Ronny lantas menyarankan pada peserta “Millennials Talks” jika masuk ke Telkomsel, harus punya karakter dan kapabilitas. Kedua hal tersebut sangat penting bagi Telkomsel karena berkaitan dengan kemampuan teknis seseorang untuk disinergikan dengan karakter yang dimiliki.

“Jika tidak punya dua hal tersebut, sangat sulit bagi Telkomsel, dan tidak boleh dilupakan adalah harus punya network yang bisa dibangun sejak adik-adik mahasiswa kuliah," jelasnya.

Ronny juga mengajak para mahasiswa mulai menata hati, dan apa yang menjadi passion ke depan. Ini harus dipikirkan dari sekarang.

Ronny mencoba membesarkan semangat para mahasiswa bahwa tidak ada cita-cita yang tidak bisa diraih. Apalagi mereka sudah bergabung dalam “Telkomsel Apprentice Program”, yang artinya para mahasiswa sudah masuk dalam sebuah ekosistem yang baik.

Ronny berharap pengalaman yang disampaikan bisa menginspirasi para mahasiswa dan kelak mereka menjadi orang sukses serta bisa membanggakan keluarganya.

Dalam sesi tanya jawab, seorang peserta menanyakan apakah yang paling bagus untuk saat ini dalam industri bisnis digital, Ronny lantas menjawab, games masih dominan di industri bisnis digital, disusul video dan musik.

“Bapak ‘kan sibuk, terus bagaimana bapak membagi waktu antara pekerjaan dan me time?” tanya peserta lainnya. Dengan bijak Ronny menjawab bahwa di era digital semuanya bisa diatur dan dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Kesibukan yang dijalani Ronny memang sangat padat, satu minggu bisa saja di Makassar, minggu kemudian di Surabaya. “Kalau Sabtu dan Minggu bareng keluarga. Nah, saat saya tidak bersama keluarga, saya bisa video call kapan saja dengan keluarga. Jadi sebenarnya, hidup kita saat ini sangat dipermudah oleh teknologi komunikasi. Di mana pun kita bisa berkarya, berkreativitas dan tetap dekat dengan keluarga,” pungkas Ronny. kbc7

Bagikan artikel ini: