Menkominfo sebut bakal ada unicorn dan decacorn baru di Indonesia tahun ini

Senin, 20 Januari 2020 | 08:34 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Perusahaan rintisan alias startup di Indonesia terus menggeliat. Jika saat ini Indonesia sudah memiliki empat startup yang telah menyandang status unicorn, tahun ini bakal ada tambahan unicorn dan decacorn.

Hal itu diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate usai acara Indonesia Millenial Summit 2020 di Jakarta, Sabtu (18/1/2020).

Hanya saja, dia belum bersedia mengungkapkan startup apa maupun sektor mana yang akan menjadi unicorn baru. Johnny hanya menyampaikan perusahaan tersebut berasal dari multiplatform.

"Ada beberapa, tapi jangan saya sebutkan," ujarnya.

Selain unicorn baru, Johnny juga menyampaikan kemungkinan akan ada perusahaan rintisan yang naik kelas menjadi decacorn pada 2020.

Sejak tahun lalu, diperkirakan unicorn baru akan datang dari sektor pendidikan atau kesehatan karena porsi APBN untuk kedua sektor ini cukup besar. 

Seperti diketahui, Indonesia telah memiliki 4 startup berstatus unicorn dan 1 perusahaan rintisan yang sudah menembus level decacorn. Keempat startup unicorn, yakni perusahaan rintisan dengan valuasi di atas US$1 miliar, tersebut adalah Bukalapak, Tokopedia, Traveloka, dan OVO.

Adapun startup yang telah menjadi decacorn, alias perusahaan rintisan dengan valuasi di atas US$10 miliar, yaitu Gojek. kbc10

Bagikan artikel ini: