Agustus 2020, marketplace produk UMKM tanpa impor siap beroperasi

Selasa, 21 Januari 2020 | 19:30 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Asosiasi Usaa Mikro, Kecil dan Menengah Indonesia (Akumindo) menargetkan dapat mengoperasikan fasilitas pemasaran digital berbasis aplikasi khusus produk UMKM pada Agustus 2020.

Ketua Akumindo, Ikhsan Ingratubun mengatakan, aplikasi tersebut saat ini sedang dikerjakan. Ikhsan pun meminta dukungan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki agar rencana pengoperasian aplikasi pada Agustus mendatang bisa terwujud.

"Kita butuh endorsement dari Pak Menteri (Teten). Aplikasinya sudah kita developt, investornya juga sudah ada, tinggal namanya saja. Target bulan Agustus sudah bisa operasi," ujar Ikhsan dalam keterangan tertulis, Selasa (21/1/2020).

Menurut Ikhsan, aplikasi digital khusus produk UMKM lokal perlu diangkat lantaran para pelaku bisnis online masih cenderung memperdagangkan barang impor."Aplikasi e-commerce yang ada saat ini hampir 95 persen produknya itu impor. Kita ingin buat aplikasi yang khusus bagi produk-produk UMKM, tanpa ada produk impor," ungkapnya.

Ikhsan juga menyampaikan keinginan asosiasi untuk memberikan pelatihan kewirausahaan ke daerah-daerah kategori tertinggal yang terpapar intoleransi. Sebab, menurut dia masalah ekonomi atau tingkat kemiskinan menjadi akar masalah mudahnya pemahaman intoleransi menyebar di masyarakat.

"Pelatihan wirausaha ini seperti kuliner, fashion, dan produk-produk kekinian. Kita juga sudah siapkan silabus yang konsepnya ke-Indonesiaan," kata Ikhsan.

Selain itu, sambung Ikhsan kegiatan tersebut akan mendukung lima program unggulan Kementerian Koperasi dan UKM untuk meningkatkan daya saing dan mempercepat pelaku UMKM naik kelas. Kelima program tersebut pertama yakni memperbesar akses pasar baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Kedua, peningkatan kualitas produksi dan inovasi untuk meningkatkan daya saing produk dan jasa yang dihasilkan. Ketiga, menyangkut agregasi pembiayaan yang akan menjadi solusi untuk meningkatkan pertumbuhan koperasi dan UMKM

Keempat adalah pengembangan kapasitas manajemen dan usaha koperasi dan UMKM, serta kelima yaknk memberikan kemudahan dan kesempatan mengembangkan usaha bagi koperasi dan UMKM.kbc11

Bagikan artikel ini: