Berdayakan keluarga mitra, Gojek latih istri driver biar terampil memasak

Minggu, 26 Januari 2020 | 17:04 WIB ET

SURABAYA - Gojek menggelar program swadaya bertema Cerdik Berwirausaha dan Belajar Bareng Gojek yang ditujukan bagi para istri mitra driver GoRide dan GoCar serta anaknya. Program ini merupakan langkah awal yang dikembangkan Gojek untuk terus meningkatkan keberlangsungan pendapatan mitra dan keluarganya melalui ekosistem Gojek. Program ini telah dan akan digelar di beberapa kota seperti Surabaya. Denpasar & Malang. 

Keputusan untuk memberikan keterampuan memasak dan mengikut sertakan usaha kuliner para istri mitra ke dalam ekosistem GoFood diambil terutama kauena dampak positif yang diberikan oleh layanan pesan-antar makanan terbesar di lndonesia dan Asia Tenggara tersebut.

Menurut hasil riset Lembaga Demografl Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas indonesia (LD FEB Ul) menyatakan ada dampak positif dari teknologi Gojek yang langsung terlihat pada performa bisnis partner UMKM GoFood. Hal ini tercermin dari bagaimana 72% responden UMKM mengalami kenaikan klasmkasi omzet setelah mereka menggunakan aplikasi khusus manajernen partner (GoBiz) dan 93% responden UMKM mengalami peningkatan volume transaksi setelah mereka menggunakan aplikasi GoBu. ' 

Sejalan dengan ha! tersebut, Gojek menggandeng Tristar Institute Surabaya untuk meningkatkan keterampilan memasak para istri mitra. Disamaing itu, para Chef yang melatih langsung keterampilan mereka‘ akan mengkurasi makanan yang akan di tampilkan di menu aplikasi GoFood sehingga menarik pembeli. Sedangkan untuk peningkatan kernampuan berbahasa Inggris bagi anak mitra. Gojek berkolaborasi dengan KELT, saIah satu lembaga kursus bahasa lnggris dengan tenaga native speakers (penutur asli) yang tertua dan terbesar di Surabaya. 

Hadir dalam acara Temu Media bertema Cerdik Berwirausaha dan Belajar Bareng Gojek di Surabaya kali ini Jeffry Johannes Regional Operation Head Gojek Jatim & Bali Nusra, Chef Yuda Tristar institute Surabaya, Ian Ramsdale Senior Teacher KELT, Alfianto Domy Aji Head Regional Corporate Affairs Gojek Jatim & Bali Nusra, Arlis Juliati Peserta Kursus Masak & Wirausaha serta Mahruf orang tua peserta kursus Bahasa Inggris yang juga mitra driver. 

Leo Wibisono Strategic Regional Head wilayah Jatim & Bali Nusra mengatakan, Gojek ingin memberikan solusi bagi semua pihak yang ada di dalam ekosistemnya untuk hidup yang lebih baik.

"Fokus kami pada kesejahteraan mitra tidak hanya terbatas pada inovasi yang kami lakukan pada platform kami. Kami percaya bahwa keluarga mitra memiliki potensi untuk meningkatkan kesejahteraannya dengan cara menambah wawasan kewirausahaan dan juga keterampilan memasak. Untuk itulah kami meluncurkan program Cerdik Berwirausaha Bareng Gojek ini," ujarnya.

“Setelah menjalani pelatihan, Gojek juga langsung mendaftarkan para istri mitra ke dalam ekosistem GoFood dan GoPay. Kegiatan pelatihan memasak dan kewirausahaan d! Surabaya dimulai pada tanggal 4 dan 18 Januari 2020, setelahnya tim Gojek di kota lain juga menjalankan menjalani pelatihan serupa. Diperkirakan terdapat kurang lebih dari 300-an istri mitra yang mengikuti keterampilan memasak di kota Surabaya. Denpasar & Malang.

Disisi lain, Jeffry Johannes, Regional Operation Head Gojek Jatim & Bali Nusra menyampaikan. “Gojek berharap dengan mengikutsertakan usaha kuliner para istri mitra dalam ekosistem GoFood‘ teknologi kami bisa membantu mereka dalam lingkup mengembangkan skala bisnisnya Perkembangan positif ini terlihat dari para partner usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergabung dengan GoFood secara nasional termasuk di Jatim rata-rata mengalami peningkatan omzet hingga 3,5 kali lipat sejak mereka bergabung". 

Pelatihan Bahasa lnggris

Selain program pelatihan kewirausahaan, Gojek juga percaya bahwa kesejahteraan dapat terbantu bila mendapatkan akses ilmu pengetahuan. “Oleh karena itu, Gojek juga memberikan akses kursus Bahasa lnggris untuk anak-anak mitra Gojek dan GoCar bernama Belajar Bareng Gojek dengan menggandeng KELT, yang merupakan salah satu sekolah.’lembaga kursus bahasa lnggris dengan tenaga native speakers (penutur asli) yang tertua dan terbesar di Surabaya," jelas Jeff'y. 

“Saat ini sudah 100-an anak mitra Gojek yang berpattisipasi dalam kegiatan kursus Bahasa lnggris ini. Antusiasme para peserta program ini luar biasa, dan tidak menutup kemungkinan kami akan menjajaki untuk meningkatkan kuota peserta di beberapa kota yang menjalankan program ini,” pungkasnya. kbc9

Bagikan artikel ini: