Pacu penyaluran KPR bersubsidi, BNI gelar akad kredit massal dan sosialisasi program FLPP serta BP2BT

Minggu, 26 Januari 2020 | 17:43 WIB ET

MOJOKERTO - PT Bank BNI bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) dan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) menggelar sosialisasi program FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan) dan BP2BT (bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan) di Mojokerto, Jumat (24/1), yang diikuti puluhan pengembang, calon debitur, dan beberapa asosiasi pengembang perumahan.

BNI sebagai salah satu Bank Pelaksana yang ditunjuk oleh Pemerintah untuk menyalurkan program FLPP dan BP2BT berharap dengan sosialiasi ini dapat memberikan informasi yang lebih terkait Program KPR FLPP dan BP2BT kepada para pengembang dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di daerah setempat.

Hadir dalam acara tersebut Head of Consumer Banking BNI Wilayah Surabaya Viktor L Saragih, Kepala Subdirektorat Pemantauan dan Evaluasi Direktorat Pelaksanakan Pembiayaan Perumahan Muh. AS Mulyowibowo S. Kom MT, Kepala Divisi Pemasaran PPDPP Alfian Arif, dan perwakilan Dinas Pemukiman daerah setempat yang menjadi narasumber. 

Viktor L saragih mengungkapkan, sosialisasi ini selain untuk memberikan pengarahan dan informasi kepada para pengembang dan calon debitur KPR FLPP juga ingin mengajak semua pihak untuk saling meningkatkan pengawasan penyaluran KPR FLPP, karena keberhasilan penyaluran KPR FLPP tidak hanya diukur dari besarnya kredit yang telah disalurkan melainkan juga harus dilihat kualitas bangunan rumah subsidi yang di bangun pengembang. Kami juga berharap sosialisasi hari ini dapat terjalin komunikasi yang baik antara konsumen dengan pengembang terutama untuk hal keluhan-keluhan yang selama ini terjadi.

"Untuk tahun 2020, kuota pembiayaan FLPP pun meningkat sebesar 38% dari target yang ditetapkan di tahun 2019, dikarenakan minat dari konsumen untuk memanfaatkan program pembiayaan perumahan sejahtera ini meningkat dari tahun ke tahun, tentunya ini juga merupakan tantangan tersendiri untuk mewujudkan tujuan dari program pemerintah agar masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia dapat memiliki tempat tinggal yang layak sehingga masyarakat sejahtera," jelas  Mulyowibowo.

Alfian menambahkan, pengembang-pengembang yang telah berkerjasama dengan BNI diharapkan dapat memenuhi segala keluhan yang selama ini terjadi pada konsumen yaitu terkait kualitas bangunan.

"Jangan sampai pengembang mengambil untung berlebih dengan mengabaikan struktur kualitas bangunan, yuk kita sama-sama sukseskan program pembiayaan perumahan sejahtera yang sudah dicanangkan pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia" ujarnya.

Dalam kesempatan itu, BNI Wilayah Surabaya juga menggelar akad kredit masal sebanyak 46 nasabah dengan melakukan penandatanganan perjanjian kredit KPR Sejahtera FLPP, dengan disaksikan langsung oleh Head of Region BNI Wilayah Surabaya Muhammad Gunawan Putra.

"Semoga BNI sebagai salah satu Bank Pelaksana selalu dapat melayani nasabah dengan baik dan komitmen BNI untuk mengutamakan proses yang cepat, tepat dan tentunya prudent untuk mensukseskan program pembiayaan perumahan sejahtera demi kesejahteraan masyarakat Indonesia," ujarnya. kbc4

Bagikan artikel ini: