Tarif tol dalam kota naik, YLKI minta kualitas layanan ditingkatkan

Jum'at, 31 Januari 2020 | 11:23 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) resmi menaikkan tarif Tol Dalam Kota mulai pukul 00.00 WIB pada 31 Januari 2020 ini.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menegaskan, kenaikkan tarif saat ini belum diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan.

"Jasa Marga harus mampu menaikkan standar pelayanan minimal, jangan naikan tarif tapi standar pelayanannya lemot," katanya, Kamis (30/1/2020).

Salah satu standar pelayanan yang harus ditingkatkan, menurut Tulus adalah kecepatan rata-rata kendaraan dan lamanya antrian di loket pembayaran.

"Intinya setelah tarif naik, maka kemanfaatan untuk pengguna tol harus meningkat juga," ucapnya.

Lebih jauh, Tulus menilai hingga saat ini pelayanan Jasa Marga untuk pengguna tol belum mengalami peningkatan.

Ia berpendapat, kenaikan tarif yang segera berlaku sebenarnya tidak adil bagi konsumen.

"Belum ada peningkatan, masih gitu-gitu saja. Tidak fair sebenarnya," tutupnya.

Sebagai informasi, mulai malam nanti ada penyesuaian Tarif Tol pada ruas Cawang - Tomang - Pluit, dan Cawang - Tanjung Priok - Ancol Timur - Jembatan Tiga/Pluit.

Tarif di ruas tersebut mengalami kenaikan mulai dari Rp 500 hingga Rp 3.500. Kenaikan tarif tol terjadi untuk kendaraan Golongan I sampai III.

Untuk Golongan I, tarif meningkat dari sebelumnya Rp 9.500 menjadi Rp 10.000.

Sementara Golongan II naik dari Rp 11.500 jadi Rp 15.000, dan Golongan III dari Rp 15.000 jadi Rp 15.500. kbc10

Bagikan artikel ini: