Penuhi kebutuhan industri, Mendag siap buka keran impor gula

Jum'at, 31 Januari 2020 | 15:08 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Perdagangan Agus Suparmanto bakal membuka keran impor gula di tahun ini. Dia beralasan hal ini guna mengantisipasi kekosongan bahan baku Gula Kristal Rafinasi (GKR).

Mendag mengaku menerima surat permohonan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) yang menyatakan kekhawatiran tersebut. Namun, ia akan melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum memutuskan kebijakan impor. 

"Permohonannya baru saya terima beberapa hari. Ini saya terima jadi kami evaluasi. Kalau memang ini (kekurangan stok) ya akan kami keluarkan segera," ujarnya saat menghadiri Rapat Kerja di DPR, Kamis (30/1/2020). 

Kendati demikian, Agus belum bisa memastikan kuota impor gula yang akan dibuka. Namun begitu, ia mengaku telah berkoordinasi lewat Rapat Koordinasi Terbatas. 

Sebelumnya, Ketua Umum Gapmmi Adhi S Lukman menyatakan sisa stok gula biasa yang ada hanya mencukupi kebutuhan hingga dua pekan ke depan. Apabila tak diatasi, kekosongan pasokan akan berdampak pada berhentinya produksi makanan dan minuman. 

"Industri makanan dan minuman mendapat info dari AGRI bahwa sebagian sudah stop supply. Sekarang ini persiapan menjelang ramadan. Dikhawatirkan pengaruh kepada ketersediaan," kata Adhi. 

Lebih lanjut ia meminta Kementerian Perdagangan untuk segera mengeluarkan izin impor gula menyusul rekomendasi dari Kementerian Perindustrian. 

"Saya lupa tepatnya kapan rekomendasi Kemenperin keluar. Harusnya akhir tahun lalu izin impor keluar. Karena rekomendasi Kemenperin sudah keluar lama, sebaiknya Mendag segera mengeluarkan izin impor," paparnya. kbc10

Bagikan artikel ini: