Startup layanan kasir digital Moka bidik 100 ribu pengguna di akhir 2020

Jum'at, 31 Januari 2020 | 18:22 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Startup penyedia layanan kasir digital, Moka menargetkan bisa menggaet 100.000 merchant pengguna hingga akhir tahun 2020 ini. Saat ini Moka sudah dipercaya oleh lebih dari 30.000 merchant pengguna yang tersebar di 200 kota dan kabupaten di Indonesia.

CEO dan Co Founder Moka, Haryanto Tanjo mengatakan, pihaknya akan terus mengembangkan inovasi dari Moka. Hanya saja, mengenai fitur apa dan kapan akan meluncur, dia enggan mengungkapkannya.

"Saat ini 30.000 merchant kita mayoritas FnB 65% sisanya ritel service seperti baju, aksesoris barbershop, salon," jelas Haryanto dalam acara press konferensi A Cup of Moka di 2020 di The Lounge XXI Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Tak hanya itu Moka juga tahun ini fokus pada edukasi dan training kepada UMKM melalui wadah A Cup of Moka (ACOM). Ditargetkan tahun ini 2.500 UMKM berpartisipasi ACOM.

"Tahun ini kami fokus ke kualitas, jadi ada biaya juga dari umkm untuk mengikuti ACOM. Kuantiti 2500 tapi kualitas akan meningkat, kami akan fokus tipe merchant yang menargetkan ingin naik kelas," imbuhnya.

Moka dipaparkan Haryanto melalui Moka Capital, juga sudah membantu merchant dalam menjalankan usahanya hingga mampu berkontribusi sejumlah Rp21,6 Triliun untuk perekonomian Indonesia 2019.

Lebih lanjut Moka juga telah menyalurkan lebih dari Rp40 Miliar untuk permodalan usaha UKM di Indonesia. Sedangkan penerimaan transaksi mobile payment melalui platform Moka telah mencapai Rp1,1 Triliun sepanjang 2019.

Moka saat ini memiliki fitur atau produk selain POS seperti Moka Mobile Payment, Moka Capital , Moka Fresh dan Moka Connect. "Moka Fresh jadi merchant bisa beli bahan baku disitu," kata Haryanto. kbc10

Bagikan artikel ini: