Pengguna nama domain internet RI melesat 25 persen di 2019

Sabtu, 1 Februari 2020 | 09:35 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Penggunaan nama domain .id sepanjang tahun 2019 meningkat 25 persen menjadi 352.905 dibandingkan tahun sebelumnya dengan total 281.467.

Ketua Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) Yudho Giri Sucahyo mengatakan, peningkatan sebesar 25 persen tersebut cukup signifikan. Namun dia mengakui tak semua domain tersebut aktif. Sebagian domain, yakni 31,22 persen, tidak aktif.

"Kami sudah melihatnya, terkadang mereka itu juga beli hanya untuk mengamankan merknya. Jjadi beli ini, beli itu, padahal yang dipakai cuma satu,” ujarnya di Morrisey Hotel, Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2020).

Domain aktif merupakan domain yang mempunyai konten dan dapat diakses. Sedang domain tidak aktif biasanya digunakan untuk mengamankan merk atau untuk kepentingan jangka panjang.

Dari jumlah 352.905 pengguna nama domain .id itu, sebanyak 5,06 persen di antaranya ada di luar negeri. Pertumbuhan domain .id di luar negeri ini naik hanya 0,76 persen dari kuartal kedua 2019.

Sejauh ini di luar negeri ada sekitar 17.603 pengguna, yang tersebar di berbagai negara seperti Afrika, Arab, Asia Pasifik, Eropa, Amerika Utara dan Amerika Selatan. “Seperti kita tahu di tahun sebelumnya kita sudah fokus go internasional. Paling banyak itu di USA ada sekitar 4.417 pengguna,” kata Yudho.

Sementara di Singapura terdapat 1.813 pengguna nama domain internet Indonesia, Tiongkok 861, Jerman 852, Australia 818, Jepang 635, Kamboja 462, Swiss 413 dan Malaysia 349. Sedangkan dari segi service level agreement (SLA) atau level pelayanan yang disepakati untuk domain name system (DNS) domain .id adalah 100 persen. kbc10

Bagikan artikel ini: