PLN dan PTPN X tandatangani kerjasama pemanfaatan energi biomassa

Senin, 3 Februari 2020 | 18:58 WIB ET

KEDIRI, kabarbisnis.com: PT PLN (Persero) dan PT Perkebunan Nusantara X bangun sinergi dan kerjasama melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa Pabrik Gula Pesantren Baru sebesar 3MW dari kapasitas total 9 MW, Senin (03/02/2020). 

Hadir untuk melakukan penandatangan perjanjian tersebut, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Bob Saril dan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara X, Dwi Satriyo Annurogo, Direktur Bisnis Regional Jawa, Madura, dan Bali serta Haryanto WS, EVP Operasi Bisnis Regional Jawa Timur, Madura dan Bali, Paraining.

Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) PG Pesantren Baru ini merupakan salah satu bentuk diversifikasi usaha PTPN X yang memanfaatkan limbah pengolahan tebu untuk energi pembangkitnya. Dan dalam hal ini, sejalan dengan komitmen PLN untuk meningkatkan penggunaan energi alternatif, PLN melakukan perjanjian jual beli dan membeli tenaga listrik tersebut sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan selama 2 tahun masa kontrak.

"Energi biomassa merupakan salah satu energi alternatif yang dapat digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik dengan pemanfaatan limbah tebu, hal ini sejalan dengan upaya PLN untuk mengembangkan & menggunakan EBT serta menjadi sebuah solusi untuk pengolahan limbah bagi PTPN X agar bermanfaat" jelas Bob dalam sambutannya, Kediri, Senin (3/2/2020).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PTPN X Dwi Satriyo Annurogo mengatakan bahwa sinergi PTPN X dengan PT PLN ini dalam rangka mengubah ampas sisa pengolahan tebu menjadi listrik yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat sekitar. 

Kerjasama jual beli energi biomassa berkapasitas sebesar 3 MW (net) ini dengan harga Rp 545 per kwh. Kerja sama ini dimulai dengan penandatanganan nota kesepahaman lalu dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) Kelebihan Tenaga Listrik antara PTPN X dengan PT PLN.

“Harapannya potensial excess power di PG Pesantren Baru ini akan lebih maksimal selain digunakan untuk saving pengolahan gula berbasis tebu juga dapat menambah revenue perusahaan,” terang Dwi. 

Dalam kesempatan tersebut, Dwi juga memohon dukungan dari seluruh pihak, baik karyawan PTPN X maupun PT PLN (Persero) agar dapat memberikan kontribusi secara maksimal dalam proyek ini. Sehingga apa yang sudah disepakati bersama dapat terimplementasikan dengan baik.kbc6

Bagikan artikel ini: