Penerbangan dihentikan, TKA dan turis China dapat perpanjangan izin tinggal di Indonesia

Rabu, 5 Februari 2020 | 09:36 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah bakal memberikan visa overstay bagi Tenaga Kerja Asing (TKA) maupun wisatawan asal China yang masih berada di Indonesia.

Seperti diketahui, pemerintah RI memutuskan untuk memberhentikan sementara penerbangan langsung dari dan ke China, mulai Rabu (5/2/2020) pukul 00.00 WIB.

"Terkait dengan tenaga kerja atau turis dari Cina yang ke Indonesia, bagi yang mereka belum sempat pulang, pemerintah akan fasilitas perpanjangan visa overstay," ujarnya di Istana Presiden Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020).

Pemerintah sendiri belum menentukan sampai kapan penyetopan penerbangan langsung RI-China tersebut. Namun Airlangga memastikan visa overstay akan diberikan hingga 1 bulan ke depan.

"Itu yang akan difasilitasi overstay sampai sebulan akan difasilitasi," tuturnya.

Keputusan ini sebelumnya sudah mendapatkan tanggapan dari pihak China. Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian menilai semestinya Pemerintah Indonesia tidak bersikap seperti itu.

"Menurut saya kalau ambil pembatasan seperti terhadap penukaran personal penerbangan dan perdagangan kami sangat tidak berharap itu dampaknya. Itu sebenarnya juga akan merugikan ekonomi perdagangan dan pariwisata Indonesia sendiri," ujar Xiao di kantor Kedutaan Besar China di Jakarta, Selasa (4/1/2020).

Xiao mengatakan selama ini kerja sama antara Indonesia dan China berlangsung baik selama 8 tahun terakhir. Selain itu turis dari China kerap memberikan keuntungan kepada Indonesia.

"Saya pikir Tiongkok sudah 7 atau 8 tahun berturut-turut menjadi mitra perdagangan terbesar di Indonesia dan Tiongkok, sudah, seminimalnya tingkat negara kedua terbesar sumber wisatawan asing setiap tahun ada 2 juta lebih turis dari China yang datang ke Indonesia. Dan Tiongkok juga adalah salah satu sumber investasi terbesar kepada Indonesia," ucap Xiao.

Terkait penghentian impor pangan, Xiao mengatakan sudah mengetahui berita itu. Menurutnya penyebaran virus Corona belum terbukti bisa menular melalui bahan pangan.

Oleh karena itu, dia keberatan pemerintah Indonesia membatasi perdagangan terhadap China. kbc10

Bagikan artikel ini: