Ditopang industri mamin dan akomodasi, ekonomi Jatim 2019 tumbuh 5,52%

Kamis, 6 Februari 2020 | 08:36 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Ekonomi Jawa Timur pada tahun 2019 mengalami pertumbuhan 5,52 persen. Meningkat 0,02 poin bila dibandingkan tahun 2018.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim Dadang Hardiwan mengatakan bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi Jatim secara c-to-c (tahun 2019 terhadap tahun 2018) cukup signifikan terjadi pada Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 7,58 persen. Kondisi ini terutama didukung oleh meningkatnya pertumbuhan Subkategori penyediaan akomodasi sebesar 8,86 persen. 

"Dari sisi produksi, semua lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 7,58 persen. Diikuti jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 7,55 persen," kata Dadang di Surabaya, Rabu (5/2/2020).

Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi di sektor pengeluaran konsumsi LNPRT (Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga) sebesar 5,97 persen. Diikuti PMTB (Pembentukan Modal Tetap Bruto) sebesar 4,92 persen dan pengeluaran konsumsi rumah tangga 4,81 persen.

Dadang mengatakan, tingginya pertumbuhan LNPRT sepanjang tahun ini dipicu oleh kampanye menjelang pemilihan umum, pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden yang terjadi pada 17 April 2019 dan kegiatan keagamaan. Sementara PMTB didorong oleh pembangunan investasi fisik terutama pada pembangunan sarana prasarana dan kawasan permukiman.

"Sedangkan untuk pengeluaran konsumsi rumah tangga didorong oleh konsumsi pada hari raya keagamaan, pembayaran masuk sekolah, kuliah dan semester. Di samping itu juga pendapatan rumah tangga yang semakin meningkat," tuturnya. 

"Ekonomi Jatim triwulan IV 2019 dibandingkan triwulan IV 2018 tumbuh sebesar 5,58 persen,' pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: