Belum setop angkutan barang dari dan ke China, ini alasan pemerintah

Kamis, 6 Februari 2020 | 10:03 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Aktivias angkutan barang atau kargo dari dan ke China melalui pelabuhan maupun bandara masih berlangsung di Tanah AIr, meski pengiriman hewan hidup (life animal) dari China sudah diberhentikan sementara oleh pemerintah.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hengki Angkasawan, sebagai hasil Rapat Terbatas (Ratas) terkait Penanganan Virus Korona yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa (5/2/2020). 

“Berdasarkan hasil rapat terbatas dengan Presiden yang dihadiri bapak Menhub. Pemerintah memutuskan bahwa pengiriman kargo dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) tetap berjalan seperti biasa. Yang dihentikan sementara adalah pengiriman hewan hidup dari RRT,” ujar dia di Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Hengki mengungkapkan, alasan tidak dihentikannya pengiriman barang atau kargo dari China karena, belum ada temuan-temuan penularan virus korona melalui barang atau kargo.

Selain itu, belum ada imbauan dari Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) terkait hal itu.

“Sementara terkait penghentian pengiriman hewan hidup dari Tiongkok, dilakukan karena diketahui penularan virus Korona selain ditularkan dari manusia ke manusia juga dapat ditularkan dari hewan hidup,” ungkap dia.

Selain itu, detail pengaturan penghentian pengiriman hewan hidup dari China ke Bandara, ataupun pelabuhan di Indonesia akan dibuat oleh Dirjen Perhubungan Udara dan Dirjen Perhubungan Laut.

Terkait dengan pengaturan terhadap pengiriman produk holtikultura seperti bawang dan buah-buahan ataupun produk makanan lainnya, Kemenhub akan berkoordinasi dengan Kementerian terkait. Mulai dari Kementrian perdagangan, Kementerian pertanian, dan Kementerian Kesehatan untuk penanganannya.

Kemenhub sendiri tengah melakukan inventarisir terkait dampak-dampak yang ditimbulkan akibat dari penundaan pesawat tersebut. kbc10

Bagikan artikel ini: